Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Kebohongan Media Kontra-Revolusi tentang Kesyahidan Para Komandan

POROS PERLAWANAN — Laporan terbaru dari Kantor Berita Tasnim membantah keras sejumlah rumor yang beredar terkait gugurnya sejumlah Komandan Tinggi Iran, termasuk Brigadir Jenderal Ali Fadavi, Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh, Panglima Angkatan Darat, dan para komandan empat matra militer. Seluruh kabar tersebut dipastikan tidak benar dan merupakan bagian dari operasi disinformasi yang digencarkan oleh media-media musuh.

Menurut Tasnim pada Jumat 13 Juni, pascaserangan teroris yang dilancarkan oleh rezim Zionis terhadap wilayah Republik Islam Iran yang menggugurkan sejumlah warga sipil, perwira militer, dan ilmuwan nuklir, berbagai kabar palsu mengenai gugurnya tokoh-tokoh militer terus disebarluaskan secara massif.

Informasi lapangan yang diperoleh Tasnim menegaskan bahwa para komandan yang disebutkan dalam rumor tersebut masih aktif dan tengah mengoordinasikan langkah-langkah strategis untuk memimpin serangan balasan terhadap entitas Zionis. Mereka tidak hanya hidup, tetapi juga siap membalas agresi dengan kekuatan penuh dari Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran.

Penyebaran informasi palsu ini, menurut laporan tersebut, merupakan bagian dari agenda sistematis media kontra-Revolusioner dan akun-akun yang berafiliasi dengan intelijen Zionis. Tujuan utama mereka terbagi dalam dua sasaran strategis:

1. Menurunkan moral rakyat melalui penyebaran kabar bohong tentang kesyahidan para panglima.

2. Menggali informasi intelijen mengenai keberadaan dan kondisi aktual para komandan militer yang menjadi target utama agresi.

Kantor Berita Tasnim menegaskan bahwa bangsa Iran dan Angkatan Bersenjatanya tetap waspada, bersatu, dan tidak akan terpengaruh oleh permainan psikologis musuh.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *