Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Pejabat Yaman Peringatkan Dampak Fatal Sikap Lunak terhadap Israel dan Amerika

POROS PERLAWANAN — Kepala Tim Negosiasi Gerakan Ansharullah Yaman, Muhammad Abdulsalam memperingatkan bahwa setiap bentuk kelemahan terhadap Israel dan Amerika Serikat akan berujung pada kerugian yang pasti dan tidak dapat diperbaiki.

Menurut laporan IRNA pada Jumat 2 Januari, mengutip Al-Mayadeen, Abdulsalam menyampaikan pernyataan tersebut dalam pesan Tahun Baru yang diunggah melalui platform X. Ia menilai umat Islam kini memasuki fase peluang dan tantangan baru setelah satu tahun penuh tekanan dan pengorbanan, terutama di poros Palestina yang terlibat konfrontasi dengan Israel di berbagai medan.

Abdulsalam menegaskan bahwa sikap lunak terhadap Israel dan Amerika Serikat hanya akan menghasilkan kerusakan serius dan berjangka panjang.

Merujuk perkembangan di provinsi-provinsi selatan Yaman, ia menyebut berakhirnya koalisi militer dan posisi Arab Saudi yang kini berdiri sendiri, sebagai indikasi kegagalan strategi perang dan pengepungan terhadap Yaman.

Ia juga mengkritik berlanjutnya penutupan Bandara Sanaa serta pengepungan pelabuhan-pelabuhan Yaman. Menurutnya, langkah tersebut tidak memiliki dasar pembenaran dan telah berubah menjadi bentuk hukuman kolektif yang memicu dampak kemanusiaan luas serta menghambat solusi politik dan bantuan kemanusiaan.

Abdulsalam menilai tahun baru membuka peluang nyata untuk menangani dampak agresi dan pengepungan Saudi-Amerika. Ia kembali menekankan bahwa berlanjutnya perang hanya akan memperbesar kerugian bagi semua pihak.

Ia menambahkan bahwa rakyat Yaman, meski terlibat aktif dalam aksi dukungan terhadap Gaza, tetap memperjuangkan hak-hak internal mereka dan tidak mengabaikan dampak agresi terhadap negara itu.

Di akhir pernyataannya, Abdulsalam menyampaikan harapan agar tahun baru membawa kebaikan dan kemenangan bagi rakyat Yaman dan Palestina, serta bagi umat Islam secara luas.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *