Pesan dari Kota Rudal Baru IRGC: Kesiapan 10 Kali Lipat dari Janji Sejati
POROS PERLAWANAN – Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meresmikan kota rudal terbarunya yang menjadi salah satu fasilitas militer terbesar yang pernah dipublikasikan. Dalam peresmian tersebut, IRGC memamerkan berbagai jenis rudal balistik, termasuk Khybershakan, Haj Qasem, Emad, Sajil, Qadr H, dan Paveh Cruise.
Pengungkapan Kota Rudal Baru
Menurut laporan koresponden Kantor Berita Tasnimnews, kota rudal baru yang diresmikan pada Rabu (26/3) merupakan salah satu infrastruktur pertahanan paling signifikan yang dimiliki Iran. Fasilitas ini menyimpan sejumlah besar rudal balistik, termasuk beberapa yang pernah digunakan dalam operasi Janji Sejati 1 dan 2 di wilayah pendudukan.
Mayor Jenderal Mohammad Bagheri, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, menyatakan bahwa Iran sedang mengembangkan kemampuan militer yang “puluhan kali lebih besar dari Janji Sejati 2.” Ia menegaskan bahwa pertumbuhan kekuatan Iran jauh melampaui upaya musuh dalam menutupi kelemahannya.
Ancaman dan Kesiapan Iran
Republik Islam Iran telah berulang kali menyatakan kesiapannya menghadapi segala bentuk ancaman, termasuk kemungkinan pembalasan terhadap rezim Zionis. Dalam beberapa bulan terakhir, Israel dan Amerika Serikat kerap mengancam dengan serangan udara, bahkan menggelar latihan militer bersama menggunakan jet tempur dan pembom.
Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh, Komandan Pasukan Dirgantara IRGC, mengungkapkan bahwa Iran memiliki ratusan kota dan pangkalan rudal. “Jika kami mengungkap satu kota rudal setiap minggu selama dua tahun, daftarnya tak akan habis,” ujarnya.
Teknologi dan Strategi Bawah Tanah
Kota rudal ini hanyalah sebagian kecil dari kemampuan pertahanan Iran. Fasilitas tersebut dibangun dengan kedalaman ratusan meter di bawah tanah, dilengkapi sistem peluncuran cepat, dan terhubung dengan jaringan terowongan yang memungkinkan rudal ditembakkan dari berbagai arah.
Brigadir Jenderal Alireza Tangsiri, Panglima Angkatan Laut IRGC, menjelaskan, sistem rudal laut Iran dapat dioperasikan dari jarak ratusan kilometer di darat, dengan kemampuan menghancurkan target di kedalaman laut. “Rudal kami tidak lagi bergerak linear, tetapi sepenuhnya cerdas dan mampu mengidentifikasi target secara mandiri,” tegasnya.
Sejarah Pengembangan Kota Rudal
Pembangunan pangkalan bawah tanah IRGC dimulai sejak era Perang Iran-Irak (Pertahanan Suci). Namun, baru pada Oktober 2015, Iran pertama kali mengungkap kota rudalnya kepada publik.
Pada Februari 2018, IRGC juga merilis pabrik produksi rudal bawah tanah. Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari, mantan Komandan IRGC, menyebut pengungkapan ini sebagai jawaban atas sanksi Barat yang berusaha membatasi perkembangan militer Iran.
Inovasi Terbaru: Peluncur Rudal Otomatis
Pada 2019, IRGC memperkenalkan sistem peluncuran rudal berbasis rel yang mampu mempersiapkan dan meluncurkan rudal dalam waktu singkat. Teknologi ini meminimalkan risiko serangan udara dan mempercepat respons ofensif.
Peresmian kota rudal terbaru ini menegaskan posisi Iran sebagai kekuatan militer yang terus berkembang. Dengan infrastruktur bawah tanah yang masif dan teknologi rudal mutakhir, IRGC menyampaikan pesan jelas: kesiapan mereka jauh melampaui yang terlihat.
Sumber: Kantor Berita Tasnim, Pernyataan Pejabat Militer IRGC.
