Pezeshkian: Iran Kekuatan Bermoral, Pihak Lawan Tak Punya Akuntabilitas
POROS PERLAWANAN – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian menegaskan Iran sebagai representasi kekuatan yang berlandaskan moral dan tanggung jawab, sekaligus mengkritik pihak yang dinilai mencerminkan kekuatan tanpa akuntabilitas.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan di platform X dan dikutip Fars News Agency dalam laporan politik, pada Selasa 5 Mei.
Pezeshkian menyatakan bahwa Iran berdiri sebagai kekuatan yang menjunjung etika dan tanggung jawab dalam hubungan internasional. Pihak yang berseberangan disebut mencerminkan kekuatan tanpa tanggung jawab dan tanpa akuntabilitas.
Presiden Iran menilai politik yang direduksi menjadi alat kekuasaan akan melahirkan ketidakstabilan global. Kondisi tersebut, menurut Pezeshkian, tercermin dalam situasi dunia saat ini yang diwarnai kekacauan, ketidakadilan, dan praktik yang disamakan dengan perompakan di tingkat internasional.
Presiden Iran menegaskan bahwa dalam tradisi nasional Iran serta kerangka nilai keagamaan, kekuasaan tidak memiliki makna tanpa fondasi moral. Teheran, dalam kerangka tersebut, diposisikan sebagai representasi kekuatan yang etis dan bertanggung jawab dalam tatanan global.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik Kawasan, ketika isu legitimasi kekuasaan dan etika internasional kembali menguat dalam relasi antarnegara.
