Presiden Lebanon Ngotot Tetap Lanjutkan Negosiasi Langsung dengan Israel
POROS PERLAWANAN – Presiden Lebanon Joseph Aoun menegaskan akan tetap melanjutkan perundingan langsung dengan Israel meskipun mengakui proses tersebut tidak berjalan mudah di tengah kebijakan Israel dan meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Pernyataan itu disampaikan di tengah rencana putaran baru perundingan yang dijadwalkan berlangsung di Roma pada 14–15 Juli.
Mengutip Al Jazeera pada Jumat (10/7), Aoun mengatakan tidak akan mundur dari jalur negosiasi meski situasi politik dan keamanan kawasan masih penuh tantangan.
“Saya tidak akan mundur dari proses perundingan, meskipun jalan ini tidak mudah karena perhitungan Israel dan kondisi ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat,” ujarnya.
Menurut Aoun, apabila Israel mematuhi ketentuan dalam kesepakatan kerangka yang telah disepakati, Lebanon memiliki peluang untuk memperoleh kembali hak-haknya melalui jalur diplomasi.
Aoun juga menyatakan bahwa dukungan dan keterlibatan Amerika Serikat dapat membuka peluang bagi Lebanon untuk memulihkan berbagai kepentingan yang menurutnya hilang akibat perang. Selain itu, ia mempertanyakan mengapa rakyat Lebanon harus terus menanggung dampak konflik yang, menurutnya, dipicu oleh kepentingan pihak-pihak luar.
Sementara itu, sejumlah sumber Lebanon menyebut pemerintah telah memutuskan untuk berpartisipasi dalam putaran berikutnya perundingan langsung dengan Israel yang dijadwalkan berlangsung di Roma pada 14 dan 15 Juli.
Pernyataan Aoun disampaikan ketika militer Israel kembali melancarkan serangan udara dan drone ke sejumlah wilayah di Lebanon selatan pada Jumat. Serangan tersebut dilaporkan terjadi di tengah masih berlakunya kesepakatan gencatan senjata antara kedua pihak.
