Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Radio Israel: Serangan Massif Rudal Hamas Paksa 75 Persen Warga Israel Sembunyi di Bungker

Radio Israel: Serangan Massif Rudal Hamas Paksa 75 Persen Warga Israel Sembunyi di Bungker

POROS PERLAWANAN – Radio Israel mengabarkan, dalam satu pekan terakhir Hamas telah menembakkan 3600 rudal ke Palestina Pendudukan. Ini merupakan jumlah terbesar rudal yang ditembakkan ke Israel sejak diciptakannya Rezim Zionis.

“Hamas telah memaksa 75 persen penduduk Israel untuk berdiam diri di tempat-tempat perlindungan,” demikian diberitakan Radio Israel, sebagaimana dilansir Fars.

Tentara Israel mengumumkan, sejak pukul 7 pagi hingga 7 malam kemarin, sedikitnya 190 roket telah diluncurkan dari Gaza ke arah permukiman-permukiman Zionis.

Menurut media-media Zionis, dalam serangan mortir pejuang Palestina ke arah Militer Israel di sekitar Gaza, sedikitnya satu serdadu terluka.

Sementara itu, rapat virtual ketiga Dewan Keamanan PBB terkait perkembangan di Palestina dan Gaza berakhir tanpa hasil yang jelas. Ketidakpastian ini disebabkan ulah AS.

Kemenlu Pemerintah Otonomi Nasional Palestina pun bereaksi atas ketidakjelasan rapat ini dengan merilis statemen. Dalam statemennya, Kemenlu PNA mengecam sikap Washington, yang dinilai berlawanan dengan slogan-slogan politik Presiden Joe Biden.

Kemenlu PNA dalam statemennya menyebutkan, bagaimana bisa seorang pejabat (AS) mengizinkan dirinya untuk menyebut aksi-aksi agresif Israel, yang merupakan Rezim Penjajah, sebagai “tindakan pembelaan diri?” Apakah membunuh anak-anak dan menghancurkan rumah-rumah di atas kepala para penghuninya adalah pembelaan diri? Apakah pengusiran paksa penduduk Sheikh Jarrah dari tempat tinggal mereka adalah bentuk pembelaan diri?

Apakah serbuan tiap hari ke Masjid Aqsa bisa disebut sebagai pertahanan diri? Apakah pembelaan diri adalah membombardir kawasan permukiman dengan bom-bom fosfor? Apakah penjajahan, perampasan tanah, dan Yahudisasi adalah bentuk pembelaan diri?

Tindak represif atas para pendemo Palestina di Tepi Barat dan Quds dengan peluru tajam, penargetan mata para pendemo secara sengaja, dan serangan pemukim Zionis kepada warga Palestina juga dikecam dalam statemen Kemenlu PNA.

Tags: