Sanaa Kecam Laporan Tendensius Utusan Khusus PBB untuk Yaman
POROS PERLAWANAN – Dikutip Mehr dari al-Masirah, Kemenlu Yaman melalui statemennya mengecam laporan terbaru Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Hans Grundberg yang disampaikannya pada rapat Dewan Keamanan, Selasa 12 Agustus.
Kemenlu Yaman mengutarakan keprihatinannya atas laporan Grundberg tersebut dan menyatakan, laporan itu masih saja berputar-putar di sebuah isu sekunder tanpa menyoroti akar krisis yang terjadi di Yaman.
“Membicarakan perdamaian masih belum lengkap tanpa mengungkit agresi berkelanjutan Saudi-UEA, juga agresi AS, Inggris, dan Israel,” tandas Kemenlu Yaman.
Menurut Kemenlu Yaman, operasi militer yang dilancarkan Angkatan Bersenjata Yaman dalam rangka solidaritas untuk Gaza, bukan bagian dari konflik domestik sebagaimana diklaim oleh Utusan PBB.
Kemenlu Yaman mendesak agar Utusan PBB dan Dewan Keamanan mengambil sikap yang lebih netral dan konkret untuk menghentikan agresi ke Yaman serta menghapus sepenuhnya blokade atas negara Arab tersebut.
Dalam rapat Dewan Keamanan pada Selasa kemarin, Grundberg menyatakan bahwa ada kebutuhan mendesak terhadap tindakan antisipatif dan praktis demi melapangkan jalan perdamaian di Yaman.
“Kita harus teguh dalam melakukan upaya bersama untuk membimbing Yaman menuju masa depan yang di situ Yaman bisa berdamai dengan dirinya dan Kawasan,” ujar Grundberg.
Dia menyoroti tenggelamnya 2 kapal di pesisir barat Yaman pada awal Juli lalu dan mengatakan,”Saya mengimbau Yaman secara serius untuk segera menyiapkan kepulangan para awak kapal Eternity C ke negara-negara mereka.”
Kemenlu Yaman menegaskan, jika Grundberg bermaksud melanjutkan eksekusi proyek negara-negara agresor, Sanaa mungkin akan mengambil keputusan untuk mengakhiri misinya di Yaman.
