Sentil Israel yang Dibantu AS, Pejabat Yaman: Mereka Tak Mampu Sendirian Hadapi Kami
POROS PERLAWANAN – Anggota Kantor Politik Ansharullah, Muhammad al-Bukhayti menyatakan, serangan-serangan Angkatan Bersenjata Yanman telah memorak porandakan sistem pertahanan AS.
“Taktik-taktik kami efektif. Kami sukses mewujudkan tujuan-tujuan kami sejak dimulainya operasi dukungan untuk Gaza,” kata al-Bukhayti saat diwawancarai al-Jazeera pada Minggu malam 22 Desember, Fars melaporkan.
Menurutnya, tujuan utama operasi-operasi Yaman adalah menghentikan pembunuhan massal yang dilakukan Israel di Gaza. Ia pun menyindir Israel dengan berkata,”Rezim Zionis tidak sanggup sendirian menghadapi kami dalam perang. Sebab itu, mereka mengemis bantuan dari para pendukung.”
Sumber-sumber Yaman pada Sabtu malam lalu memberitakan serangan udara ke kawasan Jabal Atan di selatan Sanaa.
Staf Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) pada Minggu dini hari kemarin mengumumkan,”Kami telah melancarkan serangan udara akurat ke sebuah tempat penyimpanan rudal dan sebuah pusat komando dan kendali Houthi di Sanaa.”
Militer AS mengeklaim, serangan udara tersebut bertujuan menghentikan operasi militer Houthi terhadap kapal-kapal perang di Laut Merah.
CENTCOM dalam statemennya menyatakan bahwa berbarengan dengan serangan udara ke Sanaa, pihaknya melacak diluncurkannya drone dan rudal-rudal cruise antikapal dari arah Yaman di atas Laut Merah.
Stasiun televisi al-Mayadeen melaporkan, jet-jet AS membombardir kawasan Jabal al-Jada’ di kota all-Lahiyah di Provinsi al-Hudaydah di barat Yaman.
Al-Bukhayti menegaskan, segala bentuk serangan ke Yaman justru membuat mereka kian yakin meraih kemenangan.
“Operasi-operasi kami efektif dan berhasil memblokade ekonomi Rezim Zionis serta membuatnya tidak aman.”
“Kami semakin kuat setiap kali mendapat serangan. Persatuan internal kami juga kian meningkat. Kami siap menanggung konsekuensi apa pun demi membela Gaza. Kami sama sekali tidak gentar diteror,” tegas al-Bukhayti.
