Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Syekh Naim Qasim: Israel Akan Digulingkan

Syekh Naim Qasim: Hizbullah Bakal Penuhi Janji Rekonstruksi Rumah Warga Lebanon yang Hancur

POROS PERLAWANAN — Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Syekh Naim Qasim menegaskan bahwa Israel akan digulingkan karena dianggap sebagai penjajah dan agresor. Pernyataan itu ia sampaikan dalam pidato pada peringatan serangan bom rezim Zionis terhadap infrastruktur komunikasi di Lebanon, pada Rabu malam 17 September.

Menurut laporan Al-Ahed, Syekh Naim Qasim menyampaikan pidato tersebut dalam rangka memperingati ledakan pager di Lebanon, di hadapan para korban luka. Dalam sambutannya, ia memuji keteguhan mereka dengan mengatakan, “Kalian, para korban luka, adalah cahaya. Kalian melanjutkan denyut kehidupan sejati. Kalian adalah pionir, kunci harapan, guru, dan pembimbing dalam perjuangan. Kalianlah kekuatan yang memberi kehidupan untuk melanjutkan pertempuran.”

Syekh Naim menegaskan bahwa musuh berusaha menghancurkan peran para korban, namun mereka tetap memainkan peran penting dalam perjuangan.

“Nilai dari apa yang kalian lakukan sangat besar. Dengan luka-luka kalian, kalian melanjutkan jalan para syuhada dan para pemimpin. Ketahuilah, Israel akan digulingkan karena ia adalah penjajah, penindas, dan agresor. Perlawanan akan terus berlanjut hingga kebebasan penuh tercapai,” ujarnya.

Dalam pidatonya, Sekjen Hizbullah itu menyampaikan tiga poin utama kepada para korban luka:

1. Pemulihan

Syekh Naim menegaskan luka-luka para korban akan sembuh, dan ujian yang mereka jalani telah mereka lalui dengan kemenangan.

2. Harapan dan Wawasan

Sekjen Hizbullah menyebut para korban sebagai simbol optimisme dan keteguhan. “Kalian menapaki jalan dengan wawasan yang lebih agung daripada penglihatan lahiriah,” katanya, merujuk pada sabda Imam Ali a.s.

3. Kelangsungan Perjuangan

Menurutnya, musuh berupaya melemahkan kekuatan para korban, namun mereka justru bangkit dengan tekad lebih besar, baik melalui pendidikan, pekerjaan, kegiatan sosial, maupun media.

Lebih lanjut Syekh Naim menambahkan bahwa perjuangan para korban, meski dalam kondisi terluka, tetap memiliki nilai besar karena mencerminkan semangat jihad, pengorbanan, dan kemajuan.

Syekh Naim juga menekankan komitmen Hizbullah terhadap risalah Islam dengan mengikuti jejak Nabi Muhammad s.a.w, Ahlulbait, Imam Khomeini r.a, dan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei. Ia menegaskan bahwa para pejuang menantikan datangnya panji Imam Mahdi a.s dan melanjutkan jalan para syuhada, termasuk Pemimpin Hizbullah, Sayyid Hasan Nasrallah.

“Saya sampaikan salam kepada para korban luka, termasuk operator komunikasi yang terluka. Kemenangan ada di tangan kalian,” pungkasnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *