Loading

Ketik untuk mencari

Suriah

Tanggapi Seruan Boikot Sejumlah Negara, Damaskus: Pemilu Suriah Perwujudan Konsep Kedaulatan Rakyat

Tanggapi Seruan Boikot Sejumlah Negara, Damaskus: Pemilu Suriah Perwujudan Konsep Kedaulatan Rakyat

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, Penasihat Pemerintah Suriah, Abdulqadir Azuz pada Senin 19 April menyatakan, pendaftaran para kandidat Pilpres adalah langkah dalam bingkai kedaulatan Pemerintah Suriah. Langkah ini menunjukkan tekad Pemerintah Damaskus untuk membuat salah satu mekanisme terwujudnya demokrasi dan tidak membiarkan munculnya kekosongan UUD, terutama di jabatan kepresidenan.

“Pengumuman pendaftaran untuk Pilpres menjelaskan hak rakyat Suriah untuk memanfaatkan demokrasi serta hak sipil dan politik terpenting, juga perwujudan konsep kedaulatan rakyat,” kata Azuz kepada Radio Sputnik.

Menanggapi penentangan kelompok oposisi terhadap Pilpres Suriah, ia mengatakan, ”Pemilu adalah sebuah proses pengambilan keputusan dan sebuah hak nasional. Semua pihak harus berdampingan dalam proses ini. Apalagi UU Pemilu telah menentukan barometer umum untuk para kandidat. Pasal 16 UU ini berhubungan dengan partisipasi warga Suriah di luar negeri. Oleh karena itu, tak ada pengecualian (bagi yang berminat untuk mencalonkan diri), kecuali jika itu sudah ditetapkan dalam aturan.”

Azuz juga membantah hubungan langsung antara Pilpres dan tugas Komite UUD. Ia menjelaskan, ”Kita memiliki UUD. Juga ada UU Pemilu yang menjelaskan mekanisme penyelenggaraan Pemilu dan mekanisme pengajuan protes atas Pemilu.”

Dia lalu mengomentari seruan sejumlah negara untuk memboikot Pilpres Suriah. Ia berkata, ”Harus ada sebuah pandangan positif dan efektif dalam melaksanakan proses Pilpres. Seharusnya negara-negara ini menghormati kebijakan domestik sebuah negara merdeka yang selaras dengan prinsip-prinsip PBB.”

Ketua Parlemen Suriah Hamud Sabagh pada Minggu lalu mengumumkan, Pilpres bagi warga Suriah di luar negeri akan diadakan pada 21 Mei 2021, sementara di dalam negeri akan dilangsungkan pada 26 Mei.

Pendaftaran para kandidat dimulai pada 19 April kemarin. Sabagh mengumumkan, para peminat memiliki waktu 10 hari untuk mendaftarkan diri.

Tags: