Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Trump Peringatkan NATO: Masa Depan Aliansi Suram Jika Tak Bantu AS di Selat Hormuz

POROS PERLAWANAN — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump melontarkan peringatan keras kepada negara-negara anggota NATO sekaitan dengan situasi di Selat Hormuz. Trump menilai masa depan Aliansi tersebut dapat menghadapi situasi “sangat buruk” jika sekutu AS tidak membantu membuka jalur laut strategis tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam wawancara dengan Financial Times yang terbit pada Minggu. Media Al Mayadeen melaporkan pada Senin 16 Maret, pernyataan itu menjadi pesan langsung kepada negara-negara Eropa agar terlibat dalam upaya Militer Washington menghadapi Iran di kawasan Teluk.

Trump menilai sejumlah negara menikmati manfaat ekonomi dari jalur pelayaran tersebut sehingga memiliki tanggung jawab menjaga stabilitasnya.

“Sudah sepatutnya pihak-pihak yang mendapat manfaat dari Selat tersebut membantu memastikan tidak ada hal buruk yang terjadi di sana,” ujar Trump.

Menurut Trump, negara-negara Eropa dan China sangat bergantung pada pasokan energi dari kawasan Teluk. Ketergantungan tersebut jauh lebih besar dibandingkan Amerika Serikat.

Trump juga menyinggung kemungkinan menunda rencana pertemuan dengan Presiden China, Xi Jinping pada akhir bulan ini. Penundaan dipertimbangkan sebagai bagian dari tekanan agar Beijing ikut berperan dalam menjaga keamanan Selat Hormuz.

Presiden AS itu kembali menegaskan posisi Washington terhadap NATO jika sekutu tidak memberikan dukungan.

“Jika tidak ada tanggapan atau tanggapannya negatif, saya pikir itu akan sangat buruk bagi masa depan NATO,” kata Trump.

Trump kemudian mengungkit kembali komitmen Amerika Serikat terhadap aliansi militer Barat tersebut. Menurutnya, Washington selama ini tetap memberikan dukungan kepada sekutu, termasuk dalam konflik di Ukraina.

“Kita memiliki aliansi bernama NATO. Kita sangat lunak terhadap mereka. Kita tidak harus membantu mereka di Ukraina, jaraknya ribuan mil dari kita, tetapi kita membantu mereka. Sekarang kita akan lihat apakah mereka akan membantu kita,” ujar Trump.

Saat ditanya bentuk dukungan yang diharapkan dari negara-negara NATO, Trump menyebut bantuan militer secara langsung di kawasan Teluk.

“Apa pun yang diperlukan,” kata Trump.

Trump menilai negara-negara Eropa memiliki lebih banyak kapal penyapu ranjau dibandingkan Amerika Serikat. Kapal jenis tersebut dianggap penting untuk menjaga jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap terbuka.

Trump juga menyampaikan harapan agar sekutu Barat dapat mengerahkan kekuatan militer tambahan di kawasan pesisir Iran. Dukungan tersebut dapat berupa operasi militer terbatas maupun pengerahan tim komando.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran energi paling strategis di dunia. Sebagian besar ekspor minyak dari kawasan Teluk melewati jalur sempit tersebut sehingga setiap eskalasi militer di wilayah itu berpotensi memengaruhi stabilitas energi global.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *