Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

UNRWA Sebut Bencana Kemanusiaan di Gaza ‘Di Luar Imajinasi Kita’

POROS PERLAWANAN – Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) menyatakan bahwa situasi kemanusiaan di Jalur Gaza telah mencapai tingkat bencana yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dalam pernyataan di platform X, UNRWA menyebut kondisi di Gaza sebagai “di luar imajinasi kita”, menyusul blokade total yang telah berlangsung selama sembilan minggu.

Blokade total selama dua bulan memicu kelaparan, krisis air, dan kekurangan obat-obatan.

Mengutip laporan Russia Today pada Minggu 4 Mei, UNRWA memperingatkan bahwa satu-satunya jalan keluar dari krisis ini adalah melalui upaya internasional yang segera dan terkoordinasi. Blokade ketat yang diberlakukan oleh Israel telah menghentikan masuknya bantuan kemanusiaan, termasuk makanan, obat-obatan, bahan bakar, dan tenda untuk para pengungsi.

Organisasi-organisasi bantuan yang beroperasi di Gaza melaporkan bahwa tidak ada pasokan esensial yang tersisa, dan ribuan truk bantuan masih tertahan di perbatasan, menunggu izin masuk. UNRWA sebelumnya menyatakan bahwa sebanyak 3.000 truk bantuan masih tertahan karena penutupan akses ke wilayah tersebut.

Juru Bicara UNRWA, Adnan Abu Hasna, dalam pernyataan mengungkapkan bahwa Gaza kini berada dalam kondisi bencana kemanusiaan akut. “Warga menghadapi krisis makanan, air, dan obat-obatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebagian besar penduduk hanya bisa makan satu kali sehari, dan jatah bantuan semakin menipis,” ujarnya.

Sementara itu, Gerakan Perlawanan Islam Hamas menyatakan bahwa akibat blokade yang berlangsung dua bulan, Jalur Gaza kini memasuki fase “kelaparan total”.

Laporan ini memperkuat kekhawatiran komunitas internasional terhadap dampak serius dari blokade Israel yang mencegah akses bantuan bagi lebih dari dua juta penduduk Gaza yang terdampak perang.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *