Yaman Peringatkan Negara yang Terlibat dalam Serangan Israel ke Iran
POROS PERLAWANAN – Kepala Dewan Politik Tertinggi Yaman, Mahdi Al-Mashat, dalam pidatonya yang menyatakan dukungan terhadap Republik Islam Iran, memperingatkan negara-negara dan pihak-pihak lain agar tidak turut serta dalam agresi militer yang dilakukan oleh rezim Zionis terhadap Iran.
Seperti dilaporkan IRNA pada Selasa malam (17/6), Al-Mashat dalam wawancara dengan Kantor Berita Saba menegaskan bahwa Iran memiliki hak penuh untuk menargetkan kepentingan negara mana pun yang terlibat dalam serangan terhadap wilayahnya.
“Merupakan sebuah kebodohan bagi rezim Zionis jika mencoba memprovokasi negara lain agar turut menyerang Iran. Mereka harus menyadari bahwa tindakan tersebut akan sangat membahayakan kepentingan nasional mereka sendiri,” ujarnya.
Al-Mashat menekankan bahwa situasi geopolitik kawasan dan dunia telah berubah secara signifikan. “Era di mana sebuah rezim dapat menyerang lalu melarikan diri tanpa menerima balasan sudah berakhir. Kini, setiap bentuk agresi akan dibalas dengan respons yang menghancurkan,” tegasnya.
Ia juga memuji kemampuan pertahanan Iran. “Iran bukanlah sasaran yang mudah. Negara ini memiliki kapasitas pertahanan yang mumpuni, jaringan hubungan strategis yang luas, serta perjanjian bilateral dengan banyak negara. Jika diserang, Iran akan mampu memberikan respons yang sangat kuat,” tambah Al-Mashat.
Sebelumnya, anggota Dewan Politik Gerakan Ansarullah Yaman, Mohammad Al-Bakhiti, juga menyatakan komitmen kelompoknya untuk mendukung Iran. “Sebagaimana Ansarullah telah mendukung rakyat Palestina di Jalur Gaza, jika agresi rezim Zionis terhadap Iran terus berlanjut, kami juga siap memberikan dukungan militer dan politik kepada Iran,” ujarnya.
