Yaman Tenggelamkan Kapal Dagang ‘Magic Seas’ yang Berafiliasi dengan Israel
POROS PERLAWANAN – Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree mengumumkan bahwa kapal dagang Magic Seas telah tenggelam sepenuhnya di Laut Merah, menyusul serangan langsung oleh pasukan Yaman. Operasi ini sebagai tanggapan atas pelanggaran berulang terhadap larangan yang diberlakukan terhadap kapal-kapal yang berafiliasi dengan Israel.
“Berkat rahmat dan pertolongan Tuhan, kapal Magic Seas telah tenggelam sepenuhnya ke dasar laut,” ujar Saree dalam pernyataan resmi yang disiarkan oleh media Militer Yaman pada Selasa 8 Juli, sebagaimana dikutip Kantor Berita Tasnim.
Hubungan dengan Rezim Zionis
Saree menyatakan bahwa kapal tersebut diserang karena berulang kali melanggar larangan memasuki pelabuhan-pelabuhan Palestina yang Diduduki, yang diberlakukan oleh Angkatan Laut Yaman sebagai bagian dari aksi solidaritas militer terhadap rakyat Palestina.
“Tiga kapal milik perusahaan pemilik Magic Seas telah memasuki pelabuhan-pelabuhan Pendudukan selama sepekan terakhir, meskipun telah diberikan peringatan tegas,” ungkapnya.
Detail Operasi
Juru Bicara Militer Yaman memaparkan bahwa operasi terhadap Magic Seas dilakukan dengan koordinasi antara Angkatan Laut, Unit Rudal, dan Unit UAV (pesawat nirawak). Ia menjelaskan bahwa total serangan terdiri dari:
1. 2 UAV (kendaraan udara tak berawak)
2. 5 rudal balistik dan jelajah
3. 3 drone serang tambahan
Operasi ini menurut Saree berlangsung di wilayah Laut Merah dan berlangsung dengan evakuasi aman bagi awak kapal, yang diizinkan untuk meninggalkan kapal sebelum kapal benar-benar tenggelam.
Bukti Visual dan Audio
Saree menambahkan bahwa momen tenggelamnya kapal telah direkam dalam bentuk dokumentasi suara dan video, meskipun hingga saat ini belum dirilis secara publik oleh otoritas Yaman.
Perang Maritim Yaman Berbasis Solidaritas Palestina
Sejak meningkatnya agresi Israel di Gaza, Houthi Yaman yang kini menjadi kekuatan utama Militer Yaman di utara telah melakukan serangkaian serangan terhadap kapal-kapal yang memiliki keterkaitan ekonomi dengan Israel. Hal ini bagian dari deklarasi mereka untuk memblokade laut terhadap entitas Zionis selama agresi berlangsung.
Operasi terhadap Magic Seas merupakan salah satu eskalasi tertinggi sejak konflik meluas ke domain maritim di Laut Merah dan Teluk Aden.
Tenggelamnya kapal Magic Seas menandai perkembangan signifikan dalam perang maritim berbasis solidaritas Palestina, sebagai tekanan strategis terhadap Israel dan sekutunya.
Belum ada konfirmasi atau bantahan resmi dari pihak pemilik kapal atau otoritas maritim internasional pada saat laporan ini ditulis.
