Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Asap Tebal Selimuti Haifa Saat Iran Luncurkan Serangan Malam Kedua ke Israel

POROS PERLAWANAN – Sirene peringatan meraung di wilayah utara Israel pada Sabtu malam, menandai dimulainya gelombang kedua serangan rudal Iran terhadap Wilayah Pendudukan. Serangan ini merupakan balasan atas pembunuhan warga sipil, pejabat militer, dan ilmuwan Iran dalam serangan udara yang dinilai tidak berdasar dan belum pernah terjadi sebelumnya oleh rezim Zionis.

Rezim Israel menerapkan sensor ketat terhadap media, membatasi penyebaran informasi terkait dampak serangan tersebut. Namun, rekaman amair warga yang beredar di media sosial menunjukkan kerusakan parah di kota pelabuhan Haifa. Asap tebal terlihat membubung dari beberapa titik, disertai kobaran api yang melanda sejumlah area.

Laporan awal menyebutkan sedikitnya satu warga Israel tewas dan tiga lainnya luka-luka akibat serangan ini.

Serangan malam pertama dimulai pada Jumat malam dan berlangsung hingga dini hari Sabtu, dengan sasaran utama Tel Aviv dan sekitarnya. Menurut pernyataan resmi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sedikitnya 150 target militer dan intelijen berhasil dihantam rudal balistik.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Iran akan membuat Israel “tak berdaya”. Sementara itu, para komandan militer yang ditunjuk menggantikan syuhada—mereka yang gugur dalam serangan Israel sebelumnya bersumpah akan “membuka gerbang neraka” bagi rezim Zionis dan melanjutkan serangan selama diperlukan.

Pemerintahan Presiden Masoud Pezeshkian menyatakan dukungan penuh terhadap sikap Pemimpin Tertinggi dan keputusan militer dalam menghadapi agresi tersebut.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *