Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Mufti Ja’fari Lebanon Kritik Perundingan Lebanon-Israel, Minta Pemerintah Fokus pada Dinamika Dialog Iran-AS

POROS PERLAWANAN — Mufti Ja’fari Lebanon, Syekh Ahmad Qabalan mengkritik perundingan antara Lebanon dan Israel yang berlangsung di Washington. Menurutnya, perhatian diplomatik seharusnya diarahkan pada penguatan kedaulatan Lebanon serta proses dialog antara Iran dan Amerika Serikat, bukan pada perundingan yang dinilainya berpotensi mengancam keamanan nasional Lebanon.

Menurut laporan IRNA yang mengutip Al-Ahed pada Kamis 25 Juni, Qabalan menegaskan bahwa kepentingan nasional mengharuskan keamanan dan kedaulatan Lebanon ditempatkan di atas berbagai pertimbangan politik, baik di tingkat domestik maupun regional.

Ia menilai perhatian utama seharusnya difokuskan pada situasi di Lebanon dan perkembangan dialog Iran-Amerika Serikat, bukan pada perundingan Lebanon-Israel yang berlangsung di Washington.

Qabalan juga memuji peran Hizbullah. Menurutnya, Kelompok Perlawanan telah mencapai berbagai hasil yang selama puluhan tahun gagal diwujudkan oleh negara.

Kepada para pejabat Lebanon, Qabalan mengingatkan agar tidak membuat komitmen politik maupun keamanan yang bertentangan dengan kepentingan nasional. Ia juga memperingatkan adanya upaya yang, menurut penilaiannya, dapat memengaruhi independensi Angkatan Bersenjata Lebanon serta melemahkan doktrin pertahanan negara.

Menurut Qabalan, prioritas Lebanon saat ini adalah memperkuat gencatan senjata, menempatkan Angkatan Bersenjata Lebanon di perbatasan selatan, serta menjaga kepentingan nasional dalam menghadapi ancaman dari Israel. Ia juga menolak skema yang disebut sebagai “zona uji coba” karena dinilai tidak sejalan dengan kepentingan nasional Lebanon.

Qabalan menegaskan bahwa Pemerintah Lebanon saat ini tidak memiliki mandat untuk memberikan konsesi politik maupun keamanan yang bertentangan dengan kepentingan negara. Ia menilai koordinasi antara Kelompok Perlawanan dan Angkatan Bersenjata Lebanon perlu ditempatkan dalam kerangka strategi keamanan nasional yang mengedepankan persatuan serta menghindari perpecahan di dalam negeri.

Menutup pernyataannya, Qabalan mengatakan persatuan nasional merupakan syarat utama bagi stabilitas politik Lebanon. Menurutnya, tidak ada kepentingan yang lebih penting daripada menjaga persatuan nasional dan mempertahankan prinsip-prinsip kedaulatan negara.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *