Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Al-Akhbar: Saudi Jadikan Pengungsi Tak Berdosa Yaman Target Serangan demi Halangi Pembebasan Ma’rib

Al-Akhbar: Saudi Jadikan Pengungsi Tak Berdosa Yaman Target Serangan demi Halangi Pembebasan Ma’rib

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, Pemerintah Keselamatan Nasional Yaman kembali meminta dari PBB untuk mengakhiri aksi Koalisi Saudi yang mempermainkan nyawa rakyat Yaman dan menjadikan problem mereka sebagai alat dagang.

Menurut Sanaa, sebuah perlintasan aman bagi para pengungsi di Provinsi Ma’rib mesti dibuat. Pemerintah Yaman menyatakan bahwa Koalisi telah menjadikan kamp-kamp para pengungsi di sekitar Ma’rib sebagai target serangan.

Meski Dewan Tinggi Urusan HAM Yaman telah memperingatkan dampak diseretnya para pengungsi dalam pertempuran Ma’rib, namun anasir Pemerintahan Mansour Hadi pada hari kemarin telah menyerang kawasan-kawasan aman di kota Rahbah dan al-Abdiyah di selatan Ma’rib.

Harian Lebanon, al-Akhbar melaporkan, jet-jet Koalisi Saudi telah membombardir kamp-kamp pengungsi al-Hiyal dan al-Shawabin di sekitar bendungan Ma’rib, dengan tujuan menekan Pemerintah Yaman dan mencegah pembebasan Ma’rib.

Baru-baru ini, kawasan yang terletak di Sarwah tersebut telah dibebaskan oleh Tentara dan Komite Rakyat Yaman.

Menurut al-Akhbar, serangan udara itu menyebabkan banyak pengungsi berpindah tempat dari kawasan tersebut. Sumber-sumber lokal melaporkan, ratusan keluarga pengungsi telah meninggalkan kamp-kamp itu pada hari lalu.

Berdasarkan laporan ini, serangan-serangan itu dilakukan bersamaan dengan permintaan AS dan Prancis untuk menghentikan perang di Ma’rib. Meski begitu, jet-jet Koalisi Agresor masih melanjutkan serangan mereka.

Akhir pekan lalu, PBB mengumumkan bahwa 16 juta orang Yaman menderita kelaparan dan tak bisa memenuhi kebutuhan pangan anak-anak mereka.

PBB menyebut bahwa ada 5 juta orang di Yaman di ambang paceklik. Namun seperti biasa, PBB tidak menyebut Saudi dan UEA sebagai penanggung jawab utama krisis ini.

Sebelum ini, PBB langsung menganulir keputusan mantan Presiden Donald Trump yang menyebut Ansharullah sebagai kelompok teroris. Namun PBB tidak melakukan langkah apa pun untuk membebaskan kapal-kapal tanker Yaman yang ditahan Saudi.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *