Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Ayatullah Mujtaba Khamenei Pastikan Pembalasan dan Apresiasi Kehadiran Bersejarah Puluhan Juta Rakyat dalam Pemakaman

POROS PERLAWANAN – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Sayyid Mujtaba Khamenei menyampaikan apresiasi atas kehadiran puluhan juta rakyat dalam prosesi pemakaman Pemimpin Syahid Revolusi Islam, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei. Dalam pesan yang diterbitkan seusai rangkaian pemakaman pada Kamis 9 Juli, dan dipublikasikan Press TV pada Sabtu, beliau menyebut kehadiran masyarakat di Iran dan Irak sebagai peristiwa yang “menakjubkan, mematahkan musuh, dan bersejarah”. Pada saat yang sama, beliau menegaskan bahwa pembalasan terhadap “para pembunuh yang kriminal dan tercela” merupakan kepastian yang akan diwujudkan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada puluhan juta warga yang memadati kota-kota dan desa-desa di Iran maupun Irak untuk mengantarkan kepergian Pemimpin Syahid Revolusi Islam. Penghargaan itu secara khusus ditujukan kepada masyarakat di Teheran, Qom, Najaf, Karbala, dan Mashhad yang menjadi pusat prosesi penghormatan terakhir.

“Saya dengan tulus menyampaikan penghargaan atas kehadiran puluhan juta rakyat di kota-kota dan desa-desa Iran dan Irak, terutama Teheran, Qom, Najaf, Karbala, dan Mashhad.”

Menurut beliau, besarnya partisipasi masyarakat bukan hanya menunjukkan dukungan yang luar biasa, melainkan juga menjadi peristiwa yang “menakjubkan, mematahkan musuh, dan bersejarah”.

Dalam pesan yang sama, Ayatullah Mujtaba Khamenei menegaskan kembali tekad untuk membalas darah Pemimpin Syahid Revolusi Islam beserta seluruh syuhada yang gugur dalam dua perang agresi Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

“Kami berjanji akan membalas darah suci Pemimpin Syahid dan seluruh syuhada dalam dua perang ini dari para pembunuh yang kriminal dan tercela.”

Beliau menegaskan bahwa pembalasan atas darah Pemimpin Syahid dan seluruh syuhada merupakan tuntutan bangsa Iran dan dipastikan akan dilaksanakan.

Ayatullah Mujtaba Khamenei juga memperingatkan bahwa pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut tidak akan pernah menikmati akhir kehidupan yang damai. Tekad untuk menuntut pertanggungjawaban, tegas beliau, tidak bergantung pada keberadaan dirinya maupun para pejabat negara.

“Baik kami ada maupun tidak, hal itu akan terwujud. Dalam waktu dekat, orang-orang merdeka di seluruh dunia masing-masing akan menjalankan bagian mereka dalam misi Ilahi ini.”

Pada bagian lain pesannya, beliau menyampaikan penghormatan terakhir kepada Ayatullah Sayyid Ali Khamenei melalui ungkapan yang sarat emosi sekaligus ikrar untuk meneruskan jalan perjuangan yang telah dirintis.

“Dengan mata yang dipenuhi air mata dan hati yang hancur, saat kami mengantarkan kepergian jasadmu, kami berjanji akan menjaga mazhab pemikiranmu dan tetap teguh menempuh jalan lurus yang telah engkau bentangkan, tanpa gentar menghadapi kesulitan apa pun, serta bertawakal kepada janji Allah sebagaimana engkau bertawakal.”

Beliau juga memberikan penghormatan kepada seluruh syuhada yang gugur bersama Pemimpin Syahid Revolusi Islam.

“Berbahagialah kalian yang kini menjadi tamu Junjungan yang selama ini kalian layani dengan penuh pengabdian.”

Pesan tersebut turut ditujukan kepada Imam Ali bin Musa ar-Ridha a.s. Dalam bagian itu, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei digambarkan sebagai seorang hamba rendah hati yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk agama dan pengabdian kepada Imam Ridha a.s. Beliau juga memanjatkan harapan agar almarhum kelak termasuk dalam golongan orang-orang saleh yang menyertai Imam Muhammad al-Mahdi a.f.

Mengakhiri pesannya, Ayatullah Mujtaba Khamenei menyampaikan belasungkawa kepada Imam Zaman a.f seraya memohon kepada Allah Swt. agar meninggikan derajat seluruh syuhada, menganugerahkan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan, serta memberikan kemenangan yang dekat dan menentukan kepada bangsa Iran yang tertindas.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *