Netizen Arab Protes Skandal Penjualan Produk-produk dari Tanah Palestina tapi Berbendera Israel di Dubai - POROS PERLAWANAN
Loading

Ketik untuk mencari

Asia Barat Palestina

Netizen Arab Protes Skandal Penjualan Produk-produk dari Tanah Palestina tapi Berbendera Israel di Dubai

Netizen Arab Protes Skandal Penjualan Produk-produk dari Tanah Palestina tapi Berbendera Israel di Dubai

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, foto-foto produk pertanian pemukim Zionis yang dijual di Dubai memicu gelombang protes di media-media sosial.

Menurut laporan al-Quds al-Arabi, aktivis di media sosial meyakini bahwa Pemerintah UEA mempromosikan produk-produk Israel di negaranya padahal produk-produk itu ditanam di tanah yang dirampok dari warga Palestina.

Akun Israel Arabic yang berafiliasi kepada Kemenlu Rezim Zionis pada hari Minggu 17 Januari kemarin mengunggah beberapa foto produk pemukim Zionis di salah satu pertokoan Dubai. Di bawah foto itu tertulis, ”Delima Israel dijual di pasar buah Dubai. Dubai bukan hanya menjual produk Israel, tapi juga dengan bangga memasang foto produk ini di samping bendera Israel untuk dipromosikan kepada publik”.

Netizen Arab Protes Skandal Penjualan Produk-produk dari Tanah Palestina tapi Berbendera Israel di Dubai

Foto ini memicu gelombang protes di Twitter. Seorang aktivis hukum UEA, Hamad al-Shamisi mencuit, ”Produk negeri Palestina diimpor ke UEA, namun dipasangi bendera Israel. Saya katakan kepada warga di UEA: produk hasil curian tidak boleh diperjual-belikan”.

“Pohon delima lebih tua dari negara haram kalian. Dengan izin Allah, negara kalian akan hancur dan negeri ini (Palestina), yang merupakan milik Allah, akan kembali di bawah hukum-Nya”, cuit seorang aktivis bernama al-Kanani.

“Delima adalah milik Palestina dan berasal dari negeri itu. Syukurlah kami di Yordania ketika tahu bahwa produk kalian telah masuk ke negara kami, langsung membuangnya di tempat sampah. Penjualan produk-produk Israel adalah sebuah skandal besar, yang aibnya tidak akan terhapus selamanya”, tulis Ayman Salah.

Aktivis lain bernama Abdullah al-Maaradh mencuit, ”Kalian (Israel) bukan apa-apa. Apa pun yang diproduksi di Palestina, adalah milik Palestina dan tak ada kaitannya dengan kalian. Bendera kalian hanya berguna bagi diri kalian sendiri. Andai bukan karena dukungan AS dan Eropa, kalian tidak punya eksistensi”.

Pemerintah Otonomi Nasional Palestina (PNA) mengecam UEA yang mengimpor produk pertanian pemukim Zionis. PNA menyatakan bahwa tindakan ini adalah legalisasi pembangunan permukiman Zionis dan pengabaian hak bangsa Palestina.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *