HTS Diam Saat Israel Serang Pusat Penelitian dan Laboratorium Suriah
POROS PERLAWANAN– Rezim Zionis Israel melanjutkan serangan militernya di Suriah dengan menyerang pusat penelitian ilmiah dan laboratorium pertahanan di wilayah selatan Aleppo pada Sabtu dini hari, 14 Desember. Serangan ini dilaporkan oleh koresponden Al-Mayadeen, yang menyebutkan bahwa Israel juga menyerang wilayah Al-Rahiba di pinggiran Damaskus.
Sebelumnya, pesawat tempur Israel telah menyerang fasilitas militer di wilayah Jabal Qasioun, sekitar Damaskus, serta wilayah Masyaf di Provinsi Hama, yang merupakan lokasi sejumlah pusat penelitian dan pabrik industri pertahanan Suriah.
Media Israel, Walla, mengungkap keheranan terhadap sikap pasif kelompok teroris Suriah terhadap serangan ini. Dalam laporannya, mereka menyebut, pemerintah baru Suriah belum memberikan reaksi apapun terhadap serangan tersebut, baik terhadap serangan udara maupun darat yang dilancarkan di wilayah Suriah.
Pada Sabtu sebelumnya, kelompok teroria Tahrir Al-Sham dan sekutunya berhasil menguasai kota Hama dan Homs tanpa perlawanan berarti dari tentara Suriah, bahkan berhasil menduduki Damaskus. Setelah runtuhnya pemerintahan Suriah dua hari lalu, jet-jet tempur Israel langsung melancarkan serangan udara besar-besaran di seluruh negeri. Target serangan mereka difokuskan pada pangkalan militer, bandara, dan perlengkapan militer Suriah, yang sebagian besar berhasil dihancurkan.
Hingga kini, kelompok teroris yang menguasai Damaskus belum memberikan tanggapan terhadap serangan-serangan Israel tersebut. Sementara itu, militer Israel terus maju di wilayah Quneitra dan sekitar Damaskus, bahkan menduduki sejumlah desa di wilayah tersebut.
