Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Kementerian Dalam Negeri Gaza: Abu Shabab, Pengkhianat yang Tewas

POROS PERLAWANAN — Kementerian Dalam Negeri Gaza menegaskan bahwa tewasnya Yasser Abu Shabab, yang digambarkan sebagai tentara bayaran sekaligus agen Rezim Zionis, merupakan konsekuensi yang tidak terhindarkan bagi siapa pun yang memilih menjadi pengkhianat dan tunduk pada kehendak penjajah.

Dalam pernyataan yang dikutip IRNA, pada Sabtu 6 Desember, Kementerian tersebut dalam wawancaranya dengan Al Jazeera menyatakan bahwa “payung perlindungan yang diberikan Pendudukan kepada para pengkhianat tidak akan bertahan lama dan tidak memiliki keberlanjutan”.

Kementerian Dalam Negeri di Jalur Gaza juga menyeru seluruh pihak yang terlibat dalam kelompok kriminal untuk segera menyerahkan diri kepada aparat keamanan. Dalam pernyataan itu ditegaskan bahwa kasus mereka yang menyerahkan diri akan diproses secara hukum dengan pertimbangan keringanan tertentu.

Pernyataan tersebut ditutup dengan penegasan bahwa “Pendudukan Israel telah gagal memecah-belah persatuan dan kohesi nasional rakyat Palestina”.

Komite Perlawanan Palestina mengeluarkan peringatan bahwa pembunuhan Abu Shabab yang disebut sebagai “agen” dan anggota tentara bayaran Rezim Zionis, menjadi pesan tegas bagi siapa pun yang memilih bekerja sama dengan kekuatan Pendudukan.

Media Israel melaporkan pada Kamis malam bahwa Yasser Abu Shabab, yang disebut sebagai pemimpin jaringan tentara bayaran Rezim Pendudukan di Gaza, tewas dalam sebuah serangan terarah oleh pelaku tak dikenal.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *