Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz, Sebut AS Langgar Kesepakatan dan Israel Langgar Gencatan Senjata

POROS PERLAWANAN — Markas Pusat Khatam al-Anbiya Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz bagi lalu lintas kapal. Dalam pernyataan yang dirilis Sabtu (20/6/2026), markas tersebut menyebut langkah itu diambil sebagai respons atas pelanggaran Amerika Serikat terhadap kesepahaman akhir perang dan berlanjutnya pelanggaran gencatan senjata oleh Israel di Lebanon selatan.

Sebagaimana dilaporkan Farsnews Agency, Markas Pusat Khatam al-Anbiya menyatakan Amerika Serikat tidak menjalankan butir pertama kesepahaman yang menjadi dasar berakhirnya perang. Pada saat yang sama, Israel disebut terus melanggar gencatan senjata di Lebanon selatan.

Pernyataan itu juga menyoroti berlanjutnya operasi militer Israel yang disebut telah menyebabkan jatuhnya korban sipil, pengungsian ratusan ribu warga Lebanon, serta belum ditariknya pasukan Israel dari wilayah Lebanon selatan.

“Berdasarkan pelanggaran komitmen yang dilakukan Amerika Serikat terhadap pelaksanaan butir pertama kesepahaman akhir perang, serta sebagai respons terhadap pelanggaran gencatan senjata yang terus berlangsung oleh rezim Zionis di Lebanon selatan, pembunuhan warga sipil, pengungsian ratusan ribu penduduk, dan belum mundurnya pasukan pendudukan dari wilayah Lebanon selatan, diumumkan bahwa Selat Hormuz akan ditutup bagi lalu lintas kapal,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Markas Pusat Khatam al-Anbiya menegaskan bahwa penutupan Selat Hormuz merupakan langkah pertama dalam merespons apa yang disebut sebagai pengingkaran komitmen oleh pihak lawan.

Dalam pernyataan yang sama, markas tersebut memperingatkan bahwa langkah lanjutan telah disiapkan apabila pelanggaran dan tindakan agresif terus berlanjut.

“Langkah ini merupakan respons tahap pertama terhadap pengingkaran komitmen oleh musuh. Jika agresi terus berlanjut, langkah-langkah berikutnya telah direncanakan dan akan dilaksanakan guna memaksa pihak lawan menjalankan kewajibannya,” demikian isi pernyataan tersebut.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Oman dan Samudra Hindia. Sebagian besar ekspor minyak dan gas dari kawasan Teluk melintasi jalur sempit tersebut sebelum menuju pasar internasional.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *