Survei Fox News: Ketidakpercayaan Publik terhadap Pemerintah AS Tembus Rekor Baru
POROS PERLAWANAN — Ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah federal Amerika Serikat mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Survei terbaru Fox News menunjukkan hanya 25 persen pemilih terdaftar yang masih mempercayai pemerintah, sementara 74 persen lainnya menyatakan tidak percaya.
Sebagaimana dilaporkan Farsnews Agency pada Sabtu (20/6/2026), angka tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan dua survei sebelumnya yang masing-masing mencatat tingkat kepercayaan publik sebesar 32 persen. Survei-survei itu dilakukan pada musim panas menjelang enam bulan terakhir pemerintahan Joe Biden dan pada musim panas setelah enam bulan pertama masa jabatan kedua Donald Trump.
Tingkat ketidakpercayaan tertinggi tercatat di kalangan pemilih Partai Demokrat. Sebanyak 83 persen responden dari kelompok ini menyatakan tidak mempercayai pemerintah federal. Angka tersebut meningkat dari 73 persen pada tahun sebelumnya.
Survei itu juga menunjukkan bahwa ketidakpercayaan tidak hanya muncul di kalangan Demokrat. Sekitar dua pertiga pemilih Partai Republik atau sekitar 67 persen menyatakan tidak percaya kepada pemerintah federal.
Sementara itu, delapan dari sepuluh pemilih independen atau sekitar 80 persen juga mengaku tidak memiliki kepercayaan terhadap pemerintah.
Menurut laporan The Hill yang dikutip Farsnews Agency, hasil survei tersebut dapat menjadi sinyal peringatan bagi pemerintahan Presiden Donald Trump menjelang pemilu sela pada November mendatang.
Survei itu muncul ketika pemerintahan Trump menghadapi penurunan tingkat popularitas di tengah tekanan ekonomi yang disebut berkaitan dengan dampak perang terhadap Iran. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi posisi Partai Republik dalam pemilu sela mendatang.
