Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Pejabat Yaman: Peran Iran Patahkan Blokade Bandara Sanaa Patut Dibanggakan

POROS PERLAWANAN – Wakil Menteri Luar Negeri Pemerintah Keselamatan Nasional Yaman, Abdulwahid Abu Ras mengapresiasi peran Republik Islam Iran dalam mematahkan blokade Bandara Internasional Sanaa. Ia menilai tindakan ini sebagai tanda kedalaman hubungan kedua bangsa.

“Peran Iran dalam mematahkan blokade Bandara Sanaa adalah sumber apresiasi dan kebanggaan bagi bangsa Yaman,” kata Abu Ras, dikutip Mehr dari al-Masirah.

“Inisiatif Republik Islam Iran menunjukkan kedalaman hubungan persaudaraan antara kedua bangsa Yaman dan Iran.”

“Apa yang terjadi hari ini (Jumat 3 Juli) di langit Yaman dengan jelas mengungkapkan perbedaan antara pesawat kemanusiaan yang memindahkan pasien dengan pesawat Saudi yang membawa bom dan rudal.”

Wakil Menteri Luar Negeri Yaman menegaskan, bangsa Yaman akan memahami dengan baik pesan dari peristiwa hari ini dan akan mengatur posisi masa depan mereka berdasarkan hal tersebut.

Dengan menyatakan bahwa Yaman telah memulai fase baru dalam menegakkan hak, mematahkan blokade, dan prevensi terhadap agresi, ia menegaskan,”Pemerintah Arab Saudi harus menyadari bahwa Yaman saat ini jauh lebih kuat daripada waktu kapan pun sebelumnya.”

Di akhir pembicaraannya, Abu Ras mengatakan bahwa pelanggaran wilayah udara Yaman oleh pesawat tempur Saudi menunjukkan ketergantungan Pemerintah Arab Saudi kepada rezim Zionis.

Sementara itu, anggota senior Gerakan Ansharullah Yaman, Abdussalam Jahaf dalam sebuah pesan menyatakan, delegasi Yaman telah tiba di Ibu Kota Iran, Teheran, untuk menghadiri upacara pemakaman Pemimpin Revolusi Islam Iran, Syahid Ayatullah Ali Khamenei, meskipun bertentangan dengan keinginan dan kehendak para penguasa Arab Saudi.

“Mungkin peristiwa ini tampak seperti kejadian sepintas lalu. Namun sebenarnya tidak demikian. Apa yang akan terjadi setelah ini memiliki kepentingan yang sangat khusus,” tandasnya.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *