Inggris Peringatkan Eropa Soal Perundingan Alaska
POROS PERLAWANAN — Pemerintah Inggris mendesak para pemimpin Eropa untuk menahan diri dan tidak memicu kemarahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menjelang perundingan damai Ukraina yang akan digelar di Alaska.
Menurut The Telegraph pada Rabu 13 Agustus, pesan itu disampaikan menjelang pertemuan antara pemimpin Amerika Serikat dan Rusia di Alaska pada Jumat mendatang. Sumber Pemerintah Inggris memperingatkan bahwa seruan publik atau tuntutan terbuka dari para pemimpin Eropa dapat memperkeruh suasana.
Pejabat Inggris menilai komentar publik dari tokoh seperti Presiden Prancis, Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman, Friedrich Mertz justru memperburuk situasi. Jika Eropa mengajukan tuntutan atau menetapkan “garis merah”, ada risiko Trump mengecualikan Uni Eropa dari pembicaraan yang difokuskan pada upaya gencatan senjata di Ukraina.
“Berbeda dengan rekan-rekan kami di Eropa, kami tidak secara terbuka menuntut Amerika. Hal itu hanya akan memperburuk keadaan dan membuat Washington tersinggung,” ujar salah satu pejabat Inggris kepada The Telegraph.
Sikap ini sejalan dengan pendekatan hati-hati Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, yang memilih tidak memberikan komentar publik dan lebih mengandalkan pembicaraan tertutup dengan para kepala negara. London meyakini, memengaruhi Trump lebih efektif dilakukan secara diam-diam, bukan melalui tantangan terbuka di ruang publik.
Sebaliknya, sejumlah politisi Eropa mengajukan tuntutan tegas. Kanselir Jerman Friedrich Mertz, misalnya, menyatakan bahwa Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky harus dilibatkan dalam perundingan Alaska. Macron pun menegaskan bahwa masa depan Ukraina tidak dapat diputuskan tanpa partisipasi rakyat Ukraina.
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaia Kalas menambahkan bahwa masalah teritorial tidak boleh diputuskan di luar kendali Eropa dan Ukraina. Ia juga mengumumkan sanksi baru Uni Eropa terhadap Rusia.
Namun, menurut The Telegraph, Trump menolak tuntutan publik tersebut dan tidak berencana mengundang Zelensky ke perundingan. Sebagai gantinya, ia berniat menyampaikan hasil KTT Alaska langsung kepada Zelensky dan para pemimpin Eropa.
