Loading

Ketik untuk mencari

Berita Nasional

Pengamat: Manfaatkan Situasi Sulit Akibat Corona, Antek Amerika Ingin IMF Datang Tundukkan Indonesia

POROS PERLAWANAN – Pengamat sosial politik nasional, Manuel Wewengkang, berpendapat bahwa ada pihak yang ingin manfaatkan situasi sulit ekonomi akibat wabah Corona untuk datangkan IMF ke Indonesia.

Melalui sebuah artikel opini yang ditulis pada 31 Maret, Manuel berpendapat bahwa IMF sudah mulai mengincar Indonesia untuk ditundukkan dengan utang.

“Indonesia saat ini darurat Covid. Memang betul bahwa Covid 19 ini sudah ada di Indonesia. Dengan jumlah orang positif di angka 1000-an. Lantas, ekonomi pun melemah. IMF pun sudah melakukan head hunting alias mengincar kepala-kepala negara untuk disiram dana agar perekonomian menguat”, tulis Manuel.

Ia beranggapan bahwa berhutang pada IMF seperti menanam bom waktu yang akan membuat Indonesia tunduk pada IMF suatu saat nanti, Manuel juga menyebut bahwa negara tetangga Malaysia sudah “mengangguk dan menunduk” pada IMF, seperti yang pernah Indonesia rasakan pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto.

Manuel juga memuji langkah yang diambil oleh Presiden Jokowi yang menurutnya sudah paham akan bahaya ini dan bersikap waspada.

“Indonesia pun tidak luput dari incaran IMF. IMF sudah mengincar kepala Jokowi, untuk ditundukkan dengan utang. Tapi Jokowi bergeming. Dia tetap diam dan pada posisi ancang-ancang. Dia waspada, meski terlihat santai. Dia perlahan-lahan, sebodo amat dengan apa yang menjadi penggiringan opini. Jokowi tetap kawal Indonesia dan pemerintahan.”

Dalam tulisannya, Manuel membeberkan data tentang kesulitan ekonomi global yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Di dalam data tersebut, hampir semua negara terdampak mengalami penurunan tingkat pertumbuhan ekonomi, termasuk negara-negara maju seperti Inggris, Amerika Serikat, Prancis, dan Jerman, yang tingkat pertumbuhan ekonominya kini berada pada level negatif. Sedangkan Indonesia, walau mengalami penurunan tetap pada level positif.

Secara khusus, Manuel menyebut Amerika Serikat. Menurutnya, posisi AS akan tetap aman walau perekonomiannya menurun karena mereka memiliki IMF.

“Amerika pun terkena. Tapi di balik negatifnya angka pertumbuhan ekonomi Amerika, mereka tetap aman. Kenapa? Karena mereka memiliki cadangan yang sangat baik. Mereka punya IMF“.

Manuel juga menyebut bahwa sejak lama, IMF hadir di Indonesia dalam rangka menjajah secara ekonomi.

“Kalau di Indonesia, IMF sepertinya menjajah. Sejak tahun 1998, dollar Amerika pun dibuat begitu tinggi sampai saat ini, tidak bisa turun drastis. Semua karena bungkuknya Soeharto di hadapan Amerika”.

Di akhir, Manuel menyampaikan kecurigaannya tentang adanya antek Amerika di Indonesia yang ingin kondisi ekonomi semakin hancur sehingga bisa membukakan gerbang bagi IMF. Namun saat menyebutkan inisial, dengan bercanda Manuel menyebutnya sebagai “BAB”.

“Di Indonesia, sepertinya ada antek Amerika yang digunakan untuk menebarkan teror bagi warga Jakarta. Bahaya. Siapa dia? Inisialnya saja ya. BAB. Lihat apa yang ia kerjakan. Membesar-besarkan teror. Lalu menakut-nakuti rakyat Jakarta. Untuk apa? Tujuannya agar ekonomi melemah. Dan resesi ekonomi terjadi”.

Tags:

1 Komentar

  1. Abu Agustus 29, 2020

    Slm,saya berdoa mudah mudahan Pak Presiden tahu siapa ANTEK ASING bangsa Indonesia.

    Balas

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *