Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Sekjen Hizbullah: Proyek AS-Israel untuk ‘Akhiri’ Iran dan Poros Perlawanan Terbukti Gagal

POROS PERLAWANAN — Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Syekh Naim Qasim menyatakan proyek Amerika Serikat dan Israel untuk “mengakhiri” Iran, Hizbullah, dan Poros Perlawanan di Kawasan telah terbukti gagal. Menurutnya, Iran justru tampil lebih kuat setelah menghadapi perang dan serangan yang dilancarkan Amerika Serikat serta Israel.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam pidato yang disiarkan televisi pada Minggu 21 Juni, sebagaimana dilaporkan Press TV.

Syekh Naim mengatakan Iran justru muncul dalam posisi yang lebih kuat setelah menghadapi perang dan serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayahnya serta sekutu-sekutunya di Kawasan.

“Israel dan pihak-pihak lain harus mengakui bahwa mereka sedang menjalankan proyek untuk mengakhiri Iran, Hizbullah, dan Perlawanan di seluruh Kawasan. Namun proyek itu telah gagal,” kata Sekjen Hizbullah.

Menurutnya, kegagalan proyek Amerika Serikat dan Israel tersebut akan membawa konsekuensi baru bagi Kawasan dan membuka babak baru dalam sejarah Kawasan.

Syekh Naim juga menyoroti dukungan Iran kepada Lebanon selama dan setelah perang berlangsung. Ia mengatakan Iran telah mengerahkan kemampuan, pengorbanan, dan berbagai sumber dayanya untuk membela Lebanon, kemerdekaannya, Kelompok Perlawanan, serta rakyat negara tersebut.

Sekjen Hizbullah menilai pencantuman penghentian perang di Lebanon sebagai klausul pertama dalam nota kesepahaman antara Iran dan Amerika Serikat menunjukkan perhatian besar Teheran terhadap nasib Lebanon dan rakyatnya.

Ia meminta Pemerintah Lebanon memanfaatkan peluang yang tercipta setelah berakhirnya perang untuk memperjuangkan hak-hak rakyat Lebanon dalam menghadapi agresi Israel.

Pada bagian lain pidatonya, ia menegaskan penolakan Hizbullah terhadap keberadaan pasukan Israel di wilayah selatan Lebanon. Menurutnya, Hizbullah tidak akan menerima berlanjutnya kehadiran Militer Israel di kawasan tersebut.

Ia juga memperingatkan bahwa setiap tindakan agresi baru dari Israel akan mendapatkan respons yang dianggap tepat oleh Hizbullah.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *