Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Turki: Hati Nurani Rakyat Kawasan Takkan Pernah Maafkan Perilaku Munafik dan Khianat UEA terhadap Palestina

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, Turki mengatakan bahwa sejarah dan hati nurani rakyat di Kawasan tidak akan melupakan dan memaafkan “perilaku munafik” Uni Emirat Arab (UEA) dengan menyepakati normalisasi total hubungan dengan Israel.

“Sementara mengkhianati perjuangan Palestina untuk melayani kepentingan sempitnya, UEA mencoba menampilkan ini sebagai semacam tindakan pengorbanan diri untuk Palestina”, statemen Kementerian Luar Negeri Turki pada Jumat.

“Sejarah dan hati nurani orang yang tinggal di wilayah itu tidak akan melupakan dan tidak pernah memaafkan perilaku munafik ini”, tambahnya.

Seorang pejabat tinggi Turki juga mengutuk kesepakatan itu, mengatakan bahwa kekalahan dan penghinaan menunggu semua orang yang mengkhianati bangsa dan perjuangan Palestina.

“Sejarah pasti akan mencatat kekalahan orang-orang yang mengkhianati rakyat Palestina dan perjuangan mereka”, tulis Juru Bicara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Ibrahim Kalin dalam sebuah posting yang diterbitkan di halaman Twitternya pada hari Kamis.

Sementara itu, Juru Bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeinah menyebut bahwa perjanjian itu sama dengan melakukan agresi terhadap rakyat Palestina.

“Pimpinan Palestina menolak apa yang telah dilakukan Uni Emirat Arab dan menganggapnya sebagai pengkhianatan terhadap Yerusalem (al-Quds), Masjid al-Aqsa dan perjuangan Palestina,” tegas Nabil, menyerukan kepada para pejabat UEA untuk segera menarik diri dari deklarasi “memalukan” tersebut.

Abu Rudeinah mendesak negara-negara Arab lainnya untuk tidak “tunduk” pada tekanan AS untuk menormalisasi hubungan dengan Israel dengan mengorbankan hak-hak Palestina.

“Baik UEA maupun pihak lain tidak memiliki hak untuk berbicara atas nama rakyat Palestina. Kepemimpinan Palestina tidak mengizinkan siapa pun untuk mencampuri urusan Palestina atau memutuskan atas nama mereka untuk hak mereka yang sah,” tegasnya.

Tags: