Loading

Ketik untuk mencari

Iran

AS Ngotot Embargo Iran tapi Pasok Senjata Rezim Arab untuk Ciptakan Instabilitas Kawasan

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, seorang diplomat senior Rusia berkomentar tentang upaya Amerika Serikat untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Iran sementara mereka sendiri menjual sejumlah besar senjata ke negara-negara di Asia Barat, sehingga mengganggu stabilitas Kawasan.

“Upaya #AS untuk membuat #embargo senjata terhadap #Iran tidak jelas dan secara komprehensif terlihat sangat dipertanyakan mengingat pasokan senjata AS yang besar ke wilayah tersebut”, bunyi pernyataan Wakil Tetap Rusia untuk PBB, Mikhail Ulyanov melalui sebuah tweet pada hari Senin.

Pernyataan itu muncul di tengah upaya AS menekan Dewan Keamanan PBB untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Iran sebagai bagian dari kampanye “Tekanan Maksimum” Washington terhadap Teheran yang melanggar kesepakatan nuklir internasional 2015, dan secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Di bawah JCPOA, pembatasan yang diberlakukan atas pembelian dan penjualan senjata Iran harus dicabut pada bulan Oktober mendatang.

Dalam tweet-nya, Ulyanov meminta Washington bertanggung jawab karena mengejar kebijakan yang pada kenyataannya mengarah pada “destabilisasi situasi di Timur Tengah”.

Sementara itu Prancis, Inggris dan Jerman, tiga penandatangan JCPOA asal Eropa, menolak pencabutan embargo senjata terhadap Teheran dan justru menggemakan klaim AS.

Teheran, bagaimanapun, telah dengan tegas menolak rencana Washington, dengan alasan AS tidak lagi menjadi pihak dalam perjanjian nuklir sejak secara sepihak menarik diri dari JCPOA pada 2018.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *