Loading

Ketik untuk mencari

Suriah

Bantu Damaskus, Aljazair Siap Bentuk Komite Arab-Afrika Lawan Blokade Ekonomi AS

Bantu Damaskus, Aljazair Siap Bentuk Komite Arab-Afrika Lawan Blokade Ekonomi AS

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, sejumlah tokoh Aljazair menyatakan penentangan mereka terhadap sanksi-sanksi baru AS atas Suriah, yang disebut dengan UU Caesar. Sebab itu, mereka berniat membentuk Komite Arab-Afrika guna melawan blokade ekonomi AS atas Suriah.

Komite ini berencana untuk mengirim konvoi-konvoi yang membawa bantuan makanan dan medis melalui jalur udara, laut, dan darat ke Damaskus.

Menurut laporan kantor berita SANA, tokoh-tokoh yang akan membentuk Komite tersebut juga merilis statemen “Jangan Biarkan Rakyat Suriah Kelaparan.”

Dalam statemen itu, mereka meminta dari kaum merdeka di dunia untuk bangkit menentang UU Caesar dan melawan kepongahan AS.

Tokoh-tokoh tersebut, yang sebagian mereka adalah para pejuang di masa Revolusi Aljazair, mengatakan, ”Hegemoni Israel, yang disokong rezim-rezim Arab, adalah dalang UU Caesar. Namun hegemoni ini sudah tamat dalam perang Suriah. Pasukan Poros Kejahatan sudah kalah dan mundur.”

“Setelah semua konspirasi untuk menggoyahkan tekad Suriah dan rakyatnya gagal, Pemerintah AS berusaha menapaki tahap baru, yang tujuannya adalah membuat rakyat Suriah kelaparan. Tujuan lainnya adalah menghentikan proses rekonstruksi dengan cara menjatuhkan hukuman atas Suriah, negara-negara pendukungnya, dan korporasi yang terlibat dalam rekonstruksi”, demikian disebutkan dalam statemen itu.

Seorang aktivis media Aljazair, Rashid Walad Busyafah, mengatakan, ”UU Caesar diberlakukan demi mendukung Rezim Zionis di Kawasan dan menerapkan tekanan atas Poros Perlawanan, yang Suriah merupakan sendi utama di dalamnya. Oleh karena itu, kami bangsa Aljazair, bertugas untuk mendampingi Suriah dan rakyatnya demi melawan UU yang menghukum bangsa Suriah atas pendirian nasional mereka.”

Menurut Busyafah, kontak-kontak masih terus dilakukan guna mengatur pengiriman konvoi bantuan kemanusiaan ke Suriah. Dia menyatakan, pergerakan di level politik juga dilakukan untuk menghadapi segala konspirasi atas Damaskus.

Tags:

Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 20480 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2135

Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 32768 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-content/plugins/jetpack/jetpack_vendor/automattic/jetpack-backup/src/class-package-version.php on line 1