Berkilah Tutupi Kegagalannya Tangani Krisis Corona, Trump Sebut Serangan Virus ini Lebih Buruk dari Tragedi WTC 9/11 dan Pearl Harbor 1941 - POROS PERLAWANAN
Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Berkilah Tutupi Kegagalannya Tangani Krisis Corona, Trump Sebut Serangan Virus ini Lebih Buruk dari Tragedi WTC 9/11 dan Pearl Harbor 1941

trump-1.jpg

POROS PERLAWANAN – Presiden AS, Donald Trump menganggap krisis Corona lebih buruk dari insiden pangkalan Pearl Harbor pada tahun 1941.

“Tidak pernah ada serangan serupa, semacam ini,” keluh Trump.

Seperti diketahui, serangan udara dadakan yang dilakukan oleh Angkatan Laut Jepang pada tahun 1941 di pangkalan militer Pearl Harbor, Hawaii, itu menewaskan 2.403 prajurit dan 1.178 korban luka. Serangan ini mengawali keterlibatan AS dalam Perang Dunia II.

Trump juga menambahkan, bahwa krisis Corona jauh lebih buruk dari serangan 11 September 2001 di World Trade Center (WTC), yang menewaskan lebih dari 3.000 orang.

Menurut Trump, “tidak akan pernah ada serangan serupa dan seharusnya tidak terjadi.” Anehnya, pada saat yang sama, Presiden AS ke-45 itu justru menegaskan kembali niatnya untuk melonggarkan lockdown dan membuka kembali Negara Bagian.

Trump juga menyatakan niatnya untuk menganulir keputusannya, yakni membatalkan pembangunan Crisis Cell, atau pusat penanganan krisis, menindaklanjuti perkembangan virus Corona baru. Sebab menurutnya, ia tidak mengetahui sejauh mana Crisis Cell itu populer. “Opini publik sangat menghargai keputusan itu,” kilah Trump.

Sebelumnya, Wakil Presiden Mike Pence mengumumkan bahwa Crisis Cell untuk penanganan virus Corona ini akan dihapuskan dalam beberapa minggu mendatang, kemudian digantikan dengan mekanisme konvensional kerja Kementerian seperti biasa.

Sementara itu, Universitas John Hopkins mengumumkan bahwa tingkat kematian akibat virus Corona telah meningkat lagi di Amerika Serikat. Tercatat, ada 2.333 kematian dalam 24 jam, lebih banyak dari hari sebelumnya, yakni 1.015 korban meninggal.

AS telah mencatatkan jumlah korban tewas terbanyak akibat pandemi Corona, yaitu 70.000 lebih kematian. Jumlah ini bisa mencapai 100.000 lebih sebelum awal Juni.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *