Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Blokade Bandara Sanaa oleh Koalisi Saudi, Lenyapkan Nyawa 25 Pasien Yaman Tiap Hari

Blokade Bandara Sanaa oleh Koalisi Saudi, Lenyapkan Nyawa 25 Pasien Yaman Tiap Hari

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, Direktur Bandara Internasional Sanaa, Khalid al-Shayif menyatakan, penutupan bandara akibat blokade udara oleh Koalisi Saudi telah menyebabkan kematian 25 pasien Yaman per hari.

“Masyarakat internasional tidak serius untuk membuat jembatan udara medis, mengimpor obat-obatan dan perangkat medis atau membawa para pasien untuk berobat ke luar negeri,” kata al-Shayif kepada stasiun televisi al-Masirah.

“Bahkan 30 warga Yaman yang sempat dibawa ke Yordania untuk berobat, hingga kini masih belum bisa kembali sejak 7 bulan lalu,” imbuhnya.

“Lebih dari 30 ribu warga Yaman yang mengantre untuk dibawa ke luar negeri dan menjalani perawatan. Lebih dari 350 ribu warga Yaman menderita sakit parah dan tidak bisa diobati di Yaman lantaran kondisi blokade yang dipaksakan Koalisi Saudi. Setiap hari, lebih dari 25 orang dari mereka meninggal dunia.”

WHO dan Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB pada awal tahun 2020 telah menyepakati pembuatan jembatan udara medis kemanusiaan. Namun sejak saat itu, jumlah pasien Yaman yang bisa menjalani perawatan di luar negeri sangat sedikit sekali.

Sanaa sendiri telah berkali-kali meminta dari PBB dan Dewan Keamanan untuk menekan negara-negara anggota Koalisi Saudi agar membuka bandara internasional Sanaa sesuai kesepakatan-kesepakatan lalu.

Sanaa menegaskan, penutupan bandara ini melanggar hukum internasional. Berdasarkan semua barometer hukum dan etika, melarang warga Yaman untuk mendapatkan layanan medis dan pengobatan juga merupakan sebuah kejahatan dan tidak bisa dijustifikasi secara politis.

Para pejabat Sanaa menegaskan, PBB bertanggung jawab atas nyawa semua penduduk Yaman, yang selama lima tahun terakhir berada dalam kondisi mengenaskan akibat berlanjutnya agresi dan blokade Koalisi Saudi.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *