China Desak AS 'Segera dan Tanpa Syarat' Cabut Sanksi atas Iran dan Kembali ke JCPOA - POROS PERLAWANAN
Loading

Ketik untuk mencari

Asia Barat Oseania & Asia

China Desak AS ‘Segera dan Tanpa Syarat’ Cabut Sanksi atas Iran dan Kembali ke JCPOA

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, China mengatakan bahwa Amerika Serikat harus segera mencabut sanksi terhadap Iran setelah Washington melanggar perjanjian nuklir multilateral dengan secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir internasional.

Beijing menyerukan pencabutan sanksi atas Iran beberapa jam setelah Amerika Serikat mengeluarkan sejumlah isyarat simbolis berkaitan dengan perjanjian nuklir tetapi tidak berbicara soal mencabut sanksi.

Dalam beberapa pekan terakhir, Teheran dan Washington berselisih tentang pihak mana yang harus terlebih dahulu kembali mematuhi kesepakatan nuklir -yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Iran mengatakan bahwa AS harus terlebih dahulu mencabut semua sanksi yang diberlakukan di bawah pemerintahan Trump sebelum Republik Islam akan kembali mematuhi perjanjian. Teheran yakin Gedung Putih-lah yang memperumit keadaan dengan penarikan dirinya, yang memaksa Iran untuk mengambil langkah-langkah pembalasan.

Setahun setelah penarikan, Republik Islam memulai serangkaian tindakan balasan yang membuatnya secara bertahap menangguhkan komitmennya terhadap JCPOA.

Sejak saat itu, Teheran secara konsisten meyakinkan komunitas internasional bahwa mereka akan kembali pada kepatuhan penuh segera setelah pihak lain mulai menghormati komitmen mereka.

Kementerian Luar Negeri China memposting pesan di Twitter mengenai hal itu pada Jumat.

“#US perlu kembali ke JCPOA tanpa syarat secepatnya dan mencabut semua sanksi di #Iran” tulis postingan tersebut. China juga mendesak Iran untuk sebagai gantinya “melanjutkan kepatuhan penuh dengan” perjanjian nuklir.

“#US yang bergabung kembali dengan #JCPOA adalah satu-satunya pendekatan yang tepat untuk menyelesaikan kebuntuan tentang masalah nuklir Iran. Semua pihak harus bekerja sama untuk melaksanakan kesepakatan yang dicapai pada pertemuan para menteri luar negeri Desember lalu”. – @MFA_China 19 Februari 2021.

“Kami meminta semua pihak untuk tetap tenang, menghindari ketegangan yang meningkat dan memberikan ruang untuk upaya diplomatik”, tambahnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *