Loading

Ketik untuk mencari

Arab Saudi Iran

Daripada Meracau di Sidang Umum PBB, Yaman Tantang Nyali Raja Saudi ‘Satu Lawan Satu’ Hadapi Iran

Daripada Meracau di Sidang Umum PBB, Yaman Tantang Nyali Raja Saudi 'Satu Lawan Satu' Hadapi Iran

POROS PERLAWANAN – Anggota Dewan Tinggi Politik Yaman, Muhammad Ali al-Houthi menanggapi serangan verbal Raja Saudi Salman bin Abdulaziz terhadap Iran dan Yaman dalam Sidang Umum PBB.

“Raja Saudi tahu benar bahwa orang-orang Yaman hanya memerangi AS, yang dengan senjatanya melancarkan serangan ke Yaman dari Saudi,” cuit al-Houthi dalam akun Twitter-nya, seperti dilansir al-Alam.

“Jika Raja Saudi ingin membuat perhitungan dengan Iran, sebaiknya ia menghadapi negara itu satu lawan satu,” imbuhnya.

Dalam pidato di Sidang Umum PBB Rabu kemarin, Raja Saudi mengklaim bahwa Riyadh tidak akan pernah meninggalkan rakyat Yaman hingga “mereka bebas dari cengkeraman kekuasaan Iran”.

Padahal Saudi sendiri selama lebih dari 5 tahun terakhir melancarkan agresi paling biadab atas rakyat Yaman. Selain membunuh puluhan ribu warga sipil, Saudi beserta koalisinya juga memblokade Yaman dari darat, laut, dan udara.

Raja Salman dalam pidatonya juga mengklaim bahwa Sanaa menghalang-halangi masuknya bantuan kemanusiaan ke Yaman. Sanaa juga dituding mencegah solusi politik di negara tersebut.

Statemen Raja Saudi itu pun direspons oleh Kemenlu Iran melalui Jubirnya, Saeed Khatibzadeh.

“Sebagai tempat asal pemikiran kelompok teroris-takfiri dan pendukung dana serta logistik terorisme di Kawasan, Saudi sudah lama mengumbar fitnah dan memutarbalikkan fakta untuk lari dari tanggung jawab, dengan harapan ia bisa bertahan hingga esok hari,” kata Khatibzadeh.

“Kegagalan-kegagalan Saudi yang terus berlanjut di kancah politik dan tempur Yaman, telah membuat negara ini meracau. Mereka mengambinghitamkan negara-negara lain untuk lepas dari tanggung jawab kejahatan perang terhadap wanita dan anak-anak.”

Ia menegaskan, Iran sudah berkali-kali memperingatkan Saudi atas kesalahan perhitungannya, yang bukan hanya mengakibatkan kerugian di skala regional saja, tapi juga skala global.

Tags:

Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 28672 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2135