Menolak Lupa Virus Mirip Corona, 'Senjata Biologis' Produk NAMRU-2 AS di Indonesia - POROS PERLAWANAN
Loading

Ketik untuk mencari

Berita Nasional

Menolak Lupa Virus Mirip Corona, ‘Senjata Biologis’ Produk NAMRU-2 AS di Indonesia

Untuk Tangani Corona Fahri Hamzah Minta Siti Fadilah Dibebaskan

POROS PERLAWANAN – Saat ini seluruh masyarakat di Indonesia sedang fokus mengikuti perkembangan kasus pandemi virus Corona. Namun lain halnya dengan sosok mantan Wakil ketua DPR Fahri Hamzah yang justru mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Dalam suratnya tersebut Fahri mendesak Jokowi dan Prabowo untuk membebaskan mantan Menteri Kesehatan di era pemerintahan SBY yaitu Siti Fadilah Supari.

Siti Fadhilah Supari harus mendekam di penjara sampai saat ini karena dituduh terlibat kasus korupsi alat kesehatan di Kementerian Kesehatan pada masa dirinya menjabat sebagai Menteri Kesehatan.

Baca juga:

Dalam surat tersebut Fahri Hamzah menuliskan, “Yang terhormat pak Jokowi dan pak Prabowo, ini waktunya untuk membebaskan Ibu Siti Fadhilah Supari, seseorang yang jenius di Indonesia ini. Dirinya menjadi korban konspirasi kejahatan. Beliau merupakan seorang dosen, menjadi ahli dan memimpin penelitian di berbagai lembaga akademik puluhan tahun”, tuntut Fahri melalui akun Twitternya.

Fahri menyebutkan kalau Siti Fadilah Supari merupakan sosok yang sederhana dan sangat peduli dengan kesehatan masyarakat Indonesia. “Beliau juga seseorang yang peduli dengan isu kesehatan sebagai ketahanan nasional. Hal inilah yang akhirnya membuat Siti Fadhilah Supari selalu berhati-hati dalam setiap kegiatan pihak luar. Termasuk dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pemerintah Amerika Serikat dalam mengambil sumberdaya nasional.”

Baca juga:

Konspirasi jahat yang dimaksud oleh Fahri ini sendiri mungkin merujuk pada berbagai kejadian yang mencurigakan yang terjadi beberapa tahun terakhir. Hal ini berkaitan dengan situs resmi Kedubes Amerika Serikat yang mengklaim fasilitas bernama The U.S Naval Medical Research Unit Two (NAMRU-2) sebagai laboratorium penelitian biomedis yang meneliti tentang penyakit menular.

Penelitian yang diklaim demi kepentingan bersama Amerika Serikat, Departemen Kesehatan RI, dan Komunitas Kesehatan umum Internasional itu belakangan justru ketahuan sebagai sarana yang digunakan untuk operasi intelijen Angkatan Laut AS. Bahkan ini menjadi tempat rahasia pengembangan senjata biologis berupa flu burung yang mirip dengan virus Corona yang kini menyebar di dunia.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *