Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Insiden Natanz, Bukti Kentalnya Ancaman Terorisme Nuklir Rezim Zionis terhadap Iran

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan insiden yang terjadi pada Minggu di fasilitas nuklir Natanz adalah “tindakan berani terorisme nuklir di tanah Iran”.

“Insiden mengerikan yang terjadi di Natanz adalah pekerjaan rezim Zionis, mengingat apa yang berulang kali dikatakan sebelumnya dan apa yang masih didengar dari berbagai sumber hari ini,” katanya pada konferensi pers mingguan virtual pada Senin.

Saat listrik di fasilitas Nuklir Natanz terputus pada Minggu, para pejabat terkait mengatakan tidak ada korban atau kerusakan, juga tidak ada kontaminasi atau masalah tertentu.

“Syukurlah tidak ada kerusakan manusia atau lingkungan, tapi itu pasti bisa menyebabkan malapetaka yang merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan, yang tidak asing dalam sifat preman rezim Zionis,” kata Khatibzadeh.

Tindakan sabotase terjadi sehari setelah Iran mulai menyuplai gas ke aliran sentrifugal baru yang canggih dan meluncurkan 133 pencapaian untuk menandai hari teknologi nuklir nasionalnya dan menunjukkan sifat damai dari program nuklirnya.

Khatibzadeh berkata, “Jika tujuannya adalah untuk membatasi kemampuan nuklir Iran, saya harus mengatakan bahwa sebaliknya, semua sentrifugal yang rusak karena insiden tersebut adalah tipe IR1, dan mereka diganti dengan yang lebih canggih.”

Di Natanz, perintah diberikan pada Sabtu untuk memasukkan gas ke 164 sentrifugal, dengan 10 SWU -unit kerja terpisah yang menunjukkan jumlah pemisahan yang dilakukan oleh proses pengayaan.

IR6 adalah sentrifus efisien paling berkelanjutan yang digunakan Iran saat ini, yang akan diproduksi secara massal di tingkat industri. Mesin tersebut mampu menghasilkan uranium hexafluoride (UF6) 10 kali lebih banyak daripada IR1, sentrifugal generasi pertama Iran.

Presiden Hassan Rouhani juga memerintahkan untuk mulai memasukkan gas untuk menguji sejumlah 30 sentrifugal IR5 dan 30 sentrifugal IR6, angka yang bisa bertambah jika berhasil.

Selain itu, pengujian mekanis dimulai pada sentrifugal terbaik yang dimiliki Iran yaitu IR9, yang memiliki kapasitas terpisah 50 SWU.

Juga di Natanz, sebuah unit untuk merakit dan mengevaluasi sentrifugal canggih diluncurkan, yang para ahli Iran mengatakan lebih dari setengah dari semua operasi saat ini diindustrialisasi.

Sumber keamanan mengatakan pada Senin bahwa individu kunci yang bertanggung jawab atas insiden terorisme nuklir di Natanz telah diidentifikasi.

“Tindakan yang diperlukan sedang diambil untuk menangkap elemen utama di balik gangguan dalam sistem tenaga kompleks Natanz,” kata Nour News mengutip sumber itu.

Tags: