Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Iran dan AS Sepakati Tahap Implementasi, Penjualan Minyak Dibuka dan Aset US$12 Miliar Segera Dicairkan

POROS PERLAWANAN — Iran mengumumkan tercapainya kesepakatan lanjutan dengan Amerika Serikat dan para pihak terkait mengenai implementasi Memorandum of Understanding (MoU) Islamabad. Kesepakatan tersebut mencakup penerbitan izin penjualan minyak Iran, pencairan aset Iran senilai 12 miliar Dolar AS, serta pembentukan sejumlah mekanisme baru untuk mengawal proses negosiasi dan pelaksanaan kesepakatan.

Menurut laporan IRNA pada Selasa 23 Juni, Wakil Menteri Luar Negeri Iran sekaligus Ketua Tim Negosiasi Teknis Iran, Kazem Gharibabadi menyatakan bahwa perundingan teknis yang melibatkan empat negara telah menghasilkan kesepahaman mengenai mekanisme pelaksanaan MoU dan tindak lanjut keputusan yang disepakati dalam pertemuan tingkat tinggi sebelumnya.

Gharibabadi mengatakan hasil perundingan merupakan kelanjutan dari sidang Komite Tingkat Tinggi Implementasi MoU Islamabad yang berlangsung sejak Minggu hingga dini hari Senin.

Berdasarkan kesepakatan yang dicapai, negosiasi tahap berikutnya akan berlangsung di bawah koordinasi komite tingkat tinggi yang melibatkan Ketua Parlemen Iran dan Menteri Luar Negeri Iran, Wakil Presiden Amerika Serikat, serta Perdana Menteri Pakistan dan Qatar.

Para pihak juga menyepakati pembentukan empat kelompok kerja yang akan menangani isu-isu utama dalam implementasi kesepakatan. Kelompok kerja tersebut mencakup penghentian sanksi, isu nuklir, rekonstruksi dan pembangunan ekonomi, serta pengawasan dan pelaksanaan kesepakatan.

Selain membahas kerangka negosiasi, para peserta perundingan menyepakati pembentukan titik kontak bersama untuk menjamin keamanan pelayaran komersial di Selat Hormuz. Kesepakatan juga mencakup pembentukan unit pencegahan konflik di Lebanon yang melibatkan negara-negara peserta MoU bersama Pakistan dan Qatar.

Menurut Gharibabadi, para ketua delegasi teknis akan mengawasi pelaksanaan program kerja yang telah disepakati dan menyampaikan laporan berkala kepada komite tingkat tinggi.

Di sektor ekonomi, Iran menyebut telah tercapai kemajuan signifikan terkait pelonggaran pembatasan perdagangan energi. Amerika Serikat disebut telah menerbitkan lisensi umum yang memungkinkan penjualan minyak mentah Iran, produk petrokimia, produk turunan minyak, serta berbagai layanan yang berkaitan dengan sektor tersebut.

Lisensi tersebut, menurut Gharibabadi, telah dipublikasikan melalui situs resmi Office of Foreign Assets Control (OFAC) Amerika Serikat.

Kemajuan lain yang dicapai adalah dimulainya implementasi kesepakatan pembebasan aset Iran yang selama ini dibekukan di luar negeri. Nilai aset yang akan dicairkan mencapai 12 miliar Dolar AS yang terdiri atas dua paket masing-masing sebesar 6 miliar Dolar AS.

Pengumuman tersebut menjadi salah satu perkembangan paling signifikan sejak dimulainya proses diplomasi pascakonflik antara Iran dan Amerika Serikat. Selain membuka kembali akses ekonomi Iran ke pasar energi internasional, kesepakatan itu juga membentuk kerangka kerja politik dan teknis untuk mengawasi pelaksanaan komitmen yang telah disepakati para pihak.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *