Loading

Ketik untuk mencari

Eropa

Iran: Ujicoba Rudal Balistik Nuklir Prancis Jelas Langgar Perjanjian Nuklir Internasional

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, Iran menyuarakan keprihatinan atas uji coba penembakan rudal balistik berkemampuan nuklir antarbenua oleh Prancis yang digelar baru-baru ini, mengatakan bahwa uji coba tersebut jelas melanggar Perjanjian Non-Proliferasi (NPT) dan menunjukkan ketidak-konsistenan negara Eropa dengan kesepakatan pelucutan senjata nuklir.

“Pemerintah Republik Islam Iran menyatakan keprihatinannya atas langkah tersebut dan percaya bahwa Pemerintah Prancis tidak boleh mengabaikan kewajiban internasional yang diabadikan dalam Pasal 6 dari NPT dan Konferensi Peninjauan NPT,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi pada hari Sabtu.

Dia menambahkan bahwa Prancis harus sepenuhnya mematuhi kewajiban internasionalnya terkait pelucutan senjata nuklir.

Mousavi menekankan bahwa senjata nuklir merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan global, dan mengatakan bahwa pengujian senjata seperti itu akan merusak NPT sebagai dasar untuk non-proliferasi dan pelucutan senjata nuklir internasional.

Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis mengumumkan peluncuran rudal balistik yang terpasang di kapal selam M51 (SLBM) dari Le Téméraire, kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir berkelas Triomphant.

Kapal selam M51, yang menggantikan M45 pada 2010, memiliki berat 52.000 kilogram dengan panjang 12 meter dan diameter 2,3 meter. Kapal selam ini dilaporkan memiliki jangkauan operasi 8.000 hingga 10.000 kilometer dengan kecepatan Mach 25.

Selain itu, M51 membawa enam hingga sepuluh hulu ledak nuklir laut atau Tête Nucléaire Océanique (TNO). Hulu ledak baru ini dilaporkan mampu bermanuver untuk menghindari potensi pertahanan balistik.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *