Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Khayal Terbaru Trump: Iran akan Setujui ‘Inspeksi Persenjataannya’!

POROS PERLAWANAN – Dalam upaya untuk menutupi kegagalan-kegagalan berulangnya dalam agresi ilegal terhadap wilayah Iran, Donald Trump mengungkap angan-angan terbarunya.

Menurut laporan Kantor Berita Mehr, Presiden Amerika Serikat itu melontarkan klaim di media sosial “Truth Social” dan menyatakan keinginannya sebagai berikut: “Semua orang sangat tahu bahwa Iran akan menyetujui inspeksi senjata secara luas untuk menjamin ‘kejujuran nuklir’ dalam jangka waktu yang lama.”

Klaim ini terlontar di saat pejabat-pejabat Amerika belakangan ini sedang bergelut dengan situasi sulit. Di satu sisi, mereka menghadapi tekanan opini publik di dalam negeri. Di sisi lain, mereka menghadapi penentangan dan kritik terbuka dari sekutu Washington, yang ditimbulkan oleh dampak terkait agresi ilegal negara ini terhadap wilayah Iran. Para pejabat Amerika melontarkan keinginan dan hasrat mereka seputar nota kesepahaman Teheran-Washington dalam berbagai bentuk tuntutan. Salah satu di antaranya adalah izin inspeksi oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

Sehubungan dengan ini, Juru Bicara Tim Negosiasi Iran, Esmail Baghaei beberapa jam lalu mengatakan, “Interaksi Iran dengan IAEA akan terus berlanjut sesuai dengan kewajiban Iran berdasarkan perjanjian pengamanan, sesuai dengan prosedur yang ada dan sejalan dengan resolusi Parlemen serta keputusan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.”

Selama setahun terakhir, kerja sama antara Iran dan IAEA, bahkan setelah Perang 12 hari, tidak pernah terputus sepenuhnya.

Teheran, dalam kerangka “Undang-Undang Kewajiban Pemerintah untuk Menangguhkan Kerja Sama dengan Badan Tenaga Atom Internasional” yang disahkan pada 24 Juni 2025, berdasarkan resolusi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, telah mengundang Inspektur IAEA untuk mengunjungi situs-situs nuklir aktif Iran.

Dalam setahun sejak undang-undang ini disahkan, Inspektur IAEA, dengan persetujuan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, telah memeriksa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr dalam beberapa kesempatan dan mengawasi proses pemuatan bahan bakar ke pembangkit listrik oleh Rusia.

Oleh karena itu, masalah pelaksanaan inspeksi sporadis terhadap fasilitas nuklir aktif Iran bukanlah hal baru. Teheran selalu bekerja sama dengan badan tersebut terkait kunjungan ke situs-situs ini.

Kunjungan ke situs nuklir yang rusak dan penanganan status cadangan uranium yang diperkaya Iran, bergantung pada pencapaian mekanisme yang jelas dalam kesepakatan akhir setelah negosiasi 60 hari terkait subjek nota kesepahaman Islamabad.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *