Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Kunjungi Tanah Pendudukan, Pompeo Dicap Mulai ‘Cari Muka’ untuk Pilpres AS 2024

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, perjalanan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke permukiman Israel di Tepi Barat dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki telah menghidupkan kembali spekulasi bahwa diplomat top Amerika itu sedang mencari dukungan Israel untuk masa depan politiknya.

CNN melaporkan pada hari Jumat bahwa kunjungan Pompeo ke permukiman ilegal Israel dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki dipandang sebagai audisi untuk tahun 2024.

Pompeo adalah Menteri Luar Negeri AS pertama yang melakukan kunjungan ke sana.

Pompeo, dalam konferensi pers, menegaskan kembali dukungan Washington untuk permukiman ilegal Israel di Tepi Barat yang diduduki, melanggar konsensus internasional yang menolak aktivitas Israel di wilayah tersebut.

Dalam konferensi pers, Pompeo menyuarakan ambisinya untuk membantu menghindarkan tindakan ilegal Israel di Tepi Barat dari sanksi internasional.

Pompeo menyampaikan bahwa AS akan mencap gerakan boikot internasional yang dipimpin Palestina terhadap produk Israel sebagai “anti-Semit”.

Pernyataannya bahwa produk dari permukiman ilegal dapat diberi label “Buatan Israel” dinilai sebagai perubahan kebijakan luar negeri AS yang besar.

Langkah Pompeo yang diberi label sebagai “Doktrin Pompeo” ini lebih terlihat sebagai aksi promosi diri daripada memperjuangkan kepentingan AS.

Kunjungan Pompeo “tidak ada hubungannya dengan ambisi Amerika kecuali ambisinya sendiri pada tahun 2024,” kata Aaron David Miller, seorang anggota senior di Carnegie Endowment for International Peace melalui akun Twitternya.

Dia mulai “membuat drama (untuk) tahun 2024”, kata seorang sumber yang dekat dengan Pompeo.

Sementara itu, kunjungan Pompeo menimbulkan emosi negatif yang kuat di antara berbagai faksi Palestina.

Liga Arab mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa perjalanan Pompeo ke Tepi Barat yang diduduki dan Dataran Tinggi Golan bertentangan dengan norma hukum internasional.

Tags: