Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Maduro Umumkan Penangkapan Agen AS Bersenjata Berat yang Satroni Kilang Minyak Venezuela

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, Presiden Venezuela Nicolas Maduro, mengumumkan penangkapan “mata-mata Amerika” yang dilengkapi dengan senjata berat dan uang di dekat dua kilang minyak negara itu, yang dicengkeram oleh krisis kekurangan bahan bakar akut akibat sanksi ilegal yang dijatuhkan AS.

“Kemarin kami menangkap … seorang mata-mata Amerika yang sedang memata-matai di negara bagian Falcon di kilang Amuay dan Cardon,” kata Maduro dalam pidato yang disiarkan televisi di Ibu Kota Caracas pada hari Jumat.

Orang itu, kata Maduro, adalah anggota Korps Marinir AS yang bekerja dengan CIA di Irak, dan ditangkap dengan “senjata berat khusus dan uang dalam jumlah besar” di barat laut Venezuela.

Penangkapan itu terjadi setelah pihak berwenang “menemukan dan membongkar” sebuah “rencana untuk menyebabkan ledakan” di kilang El Palito di negara bagian Carabobo, sebelah barat Ibu Kota.

Otoritas Venezuela telah meningkatkan keamanan di semua kilangnya setelah insiden tersebut.

Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia dan kilangnya dapat menghasilkan lebih dari 1,3 juta barel per hari (bpd) bahan bakar, tetapi mereka bekerja hanya sekitar 20% dari kapasitasnya terutama karena pemadaman listrik dan kurangnya suku cadang di tengah sanksi AS.

Venezuela jatuh ke dalam kekacauan politik setelah tokoh oposisi Juan Guaido yang didukung AS secara sepihak menyatakan dirinya sebagai “Presiden Sementara” pada Januari tahun lalu, diikuti oleh percobaan kudeta yang gagal terhadap Pemerintah terpilih, termasuk juga upaya untuk membunuh Presiden Maduro dalam serangan pesawat tak berawak pada 2018.

Tags: