Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Poros Perlawanan Hizbullah Lebanon Kutuk Tindakan Khianat Rezim Tiran Bahrain

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, gerakanPoros Perlawanan Hizbullah Lebanon dengan keras mengutuk tindakan Bahrain untuk menormalisasi hubungan dengan Israel, menggambarkannya sebagai “pengkhianatan besar” kepada rakyat Palestina.

“Hizbullah sangat mengutuk tindakan rezim yang berkuasa di Bahrain untuk mengakui Israel dan semua bentuk normalisasi yang direncanakan dengannya”, tegas Hizbullah dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa langkah “rezim tirani di Bahrain” dilakukan atas perintah Amerika Serikat.

“Langkah ini diambil dalam kerangka kebijakan yang diambil oleh rezim tentara bayaran, yang merupakan pengkhianat bangsa mereka, dan memublikasikan hubungan rahasia jangka panjang mereka yang telah berubah menjadi terbuka.”

Lebih lanjut dikatakan bahwa “semua pembenaran yang dikutip oleh para penguasa otoriter ini tidak dapat memberikan alasan untuk pengkhianatan besar ini”.

Langkah Bahrain dilakukan setelah kesepakatan normalisasi kontroversial antara Israel dan Uni Emirat Arab pada awal Agustus, yang oleh Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyid Hassan Nasrullah disebut sebagai “tikaman dari belakang” pada rakyat Palestina.

Sementara itu dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, sekelompok ulama Bahrain juga mengecam keputusan rezim Manama untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, mengatakan langkah tersebut mengungkap sifat tirani rezim yang tidak ada hubungannya dengan rakyat Bahrain.

“Bangsa Bahrain dan dunia Muslim dan Arab menjauhkan diri dari semua pengkhianat ini,” katanya.

Para ulama menggambarkan masalah Palestina sebagai “masalah ideologi, agama dan kehormatan”, yang menyatakan bahwa mereka tidak akan menerima kompromi apa pun yang merusak perjuangan Palestina.

Tags:

Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 4096 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2135