Loading

Ketik untuk mencari

Iran Palestina

Menlu Iran Sebut Kekuatan Poros Perlawanan Membuat Israel Tak Bisa Tidur Nyenyak

Menlu Iran Sebut Kekuatan Poros Perlawanan Membuat Israel Tak Bisa Tidur Nyenyak

POROS PERLAWANAN – Dalam kelanjutan pertemuan-pertemuannya di Beirut, Menlu Iran Hossein Amir Abdollahian bertemu dengan para wakil faksi-faksi Poros Perlawanan Palestina di Ibu Kota Lebanon.

“Kehadiran Anda dan juga, tanpa diragukan lagi, kehadiran arwah syuhada Palestina dan Hizbullah di pertemuan ini menunjukkan bahwa Poros Perlawanan melanjutkan langkahnya dengan suara lantang,” kata Abdollahian, seperti diberitakan Fars.

Menlu Iran menyatakan, Rezim Zionis telah membangun tembok-tembok tinggi di sekitar Tanah Pendudukan. Ia menilai, hal ini menunjukkan kekuatan Poros Perlawanan, sehingga membuat orang-orang Zionis tidak bisa tidur nyenyak.

Abdollahian lalu menyinggung pertemuannya dengan Sekjen PBB, Antonio Guterres di New York. Ia berkata, dirinya telah memberitahu Guterres bahwa isu Palestina adalah sebuah masalah yang vital, juga bahwa Republik Islam Iran tidak mengakui Rezim Zionis.

“Hari ini di Beirut, kami tegaskan dengan suara lantang bahwa Iran hanya mengenal satu negara, yaitu negara Palestina dengan Ibu Kota Quds,” kata Abdollahian.

“Jangan ragu bahwa Pemerintah Republik Islam Iran, Imam Khamenei, dan rakyat Iran akan terus mendukung Poros Perlawanan dan Palestina, hingga semua tanah bersejarah Palestina dibebaskan, juga Quds dan Masjid Aqsa.”

“Operasi Pedang al-Quds telah mencatatkan sejarah baru untuk Palestina setelah lebih dari 7 dekade. Yakinlah bahwa efek Operasi Pedang al-Quds akan bertahan hingga beberapa tahun ke depan. Operasi ini telah menggugurkan klaim Trump soal Kesepakatan Abad Ini. Operasi dan perang ini telah menyingkirkan proyek normalisasi hubungan dengan Rezim Zionis,” tuturnya.

Di awal kedatangannya di Beirut, Abdollahian mengumumkan bahwa Iran akan tetap melanjutkan dukungannya untuk Lebanon. Ia menegaskan, Iran akan bersama rakyat Lebanon untuk mematahkan embargo-embargo atas negara itu.

Abdollahian mengutarakan keyakinannya bahwa seperti sebelumnya, rakyat Lebanon akan bisa melewati masa-masa sulit ini dengan kemenangan.

Tags: