Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Perwira Senior Zionis Akui Sangat Mudah bagi Hizbullah Hancurkan Anjungan Gas Israel di Laut Mediterania

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, seorang pejabat senior militer Israel mengakui bahwa gerakan Poros Perlawanan Hizbullah Lebanon memiliki kemampuan untuk menyerang anjungan gas alam lepas pantai Israel di Laut Mediterania jika terjadi konfrontasi di masa depan.

Harian Israel Hayom mengutip Komandan Pangkalan Angkatan Laut Haifa Israel, Brigadir Jenderal Gil Aginsky yang mengklaim pada hari Jumat bahwa pasukan Angkatan Laut Israel siap untuk menghadapi ancaman potensial, mencatat bahwa rezim Tel Aviv saat ini “menghadapi dua tantangan di dua tingkat: satu di permukaan air dan satu di bawah.

“Kami tahu bagaimana menghadapi skenario yang rumit dan sulit. Sehubungan dengan apa yang ada di bawah permukaan air, kami sedang bersiap-siap dan sedang melengkapi senjata untuk menghadapi tantangan yang berat ini,” kata Aginsky seperti dilaporkan The New Arab.

Aginsky mencatat bahwa Hizbullah sedang mengerjakan terowongan serang bawah laut yang melintasi wilayah pendudukan Israel.

“Mereka aktif di dalam air laut…. Mereka bermaksud mencegah keberadaan kita di sini, dan jika mereka bisa, mereka akan melakukannya. Tugas kita adalah mencegah hal seperti itu. Kami memelihara dan menutupi dinding perbatasan utara,” katanya.

Aginsky melanjutkan dengan mengatakan bahwa tentara Israel telah belajar dari serangan rudal Hizbullah terhadap kapal patroli INS Hanit pada 14 Juli 2006, selama perang 33 hari Israel di Lebanon.

Komandan Angkatan Laut Israel menyoroti bahwa kapal itu dihantam 16 kilometer (9 mil) di lepas pantai Ibu Kota Lebanon, Beirut, dan bahwa empat marinir Israel tewas dalam insiden itu.

“Ancamannya tetap dan serius, tetapi kami memantau dan menjaga anjungan gas. Jika Hizbullah ingin merusak [fasilitas] strategis, [mereka] akan mencoba untuk merusak fasilitas ini [anjungan gas] …,” tunjuk Aginsky.

“Jika kalian menyerang, kami akan menyerang. Jika kalian mengebom, kami akan mengebom kalian…. Saya berjanji kepada kalian, dalam beberapa jam [anjungan kalian] akan berhenti beroperasi,” kata Sekjen Hizbullah, Sayyid Hassan Nasrallah pada Februari 2018 silam, setelah Hizbullah merilis video pemantauan terhadap anjungan tersebut.

Tags: