Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Pesan Haji Ayatullah Khamenei: Dukungan dan Simpati bagi Muslimin Tertindas adalah Prioritas Abadi Kami

Pesan Haji Ayatullah Khamenei: Dukungan dan Simpati bagi Muslimin Tertindas adalah Prioritas Abadi Kami

POROS PERLAWANAN – Kendati tahun ini pelaksanaan ibadah haji tidak berlangsung seperti biasanya, Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatullah Ali Khamenei, seperti tahun-tahun sebelumnya merilis pesan yang ditujukan kepada Umat Islam sedunia.

Dilansir Mashregh, Ayatullah Khamenei menyatakan bahwa salah satu pelajaran dari tiadanya penyelenggaraan haji seperti biasa di tahun ini agar Umat Islam lebih menyadari nilai penting haji.

“Tahun ini, lebih dari sebelumnya, kita mesti memahami dan merenungi simbol keagungan Umat Islam yang termanisfestasikan dalam himpunan kaum beriman di sekitar Ka’bah, makam Nabi saw, dan para Imam di Baqi’,” tulis beliau.

Beliau menegaskan, siapa pun yang merenungi fenomena haji, akan meyakini bahwa banyak dari idealisme agama tak bisa diwujudkan tanpa soliditas dan kerja sama para penganut agama. Sebab itu, persatuan menjadi hal paling urgen bagi Muslimin.

“Pada hari ini, seperti biasanya, bahkan lebih, kemaslahatan utama Umat Islam adalah persatuan; persatuan yang menciptakan satu tangan di hadapan ancaman dan permusuhan, yang akan meneriaki Setan Besar AS dan anjingnya Rezim Zionis, serta melawan penindasan dengan penuh keberanian.”

Menurut beliau, saat ini peluang untuk menciptakan perubahan fundamental ada di tangan Umat Islam. Sebab, Liberalisme dan Komunisme, yang selama satu abad terakhir dianggap sebagai hadiah berharga dari peradaban Barat, kini telah memudar dan menampakkan cacat-cacatnya.

“Hari ini, tidak sedikit kelompok elit di Dunia Islam yang menantang klaim-klaim peradaban Barat dan menunjukkan alternatif-alternatif dari Islam. Saat ini, sejumlah pemikir Barat yang sebelum ini mengklaim Liberalisme sebagai akhir sejarah, terpaksa menarik klaimnya dan mengakui kelemahannya,” tandas beliau.

Ayatullah Khamenei menyatakan, rakyat Iran dengan bimbingan dan kepemimpinan Imam Khomeini berusaha mewujudkan sebuah masyarakat Islami yang mencerminkan nilai-nilai haji Ibrahimi. Kendati Iran tidak mengklaim telah sukses mewujudkan semua idealismenya, namun Iran telah meraih banyak kemajuan berkat kepercayaan kepada janji-janji Alquran.

“Setan terbesar di masa ini, yaitu AS, tidak bisa menakut-nakuti kami, atau mengalahkan kami dengan muslihatnya, atau menghalangi kemajuan spiritual dan materi kami,” tegas beliau.

“Kami menganggap semua bangsa Muslim sebagai saudara kami. Kami berlaku adil dan objektif terhadap nonmuslim yang tidak memusuhi kami. Musibah dan duka masyarakat Muslim juga merupakan musibah dan duka kami, yang akan kami usahakan untuk mengatasinya. Bantuan untuk Palestina yang tertindas, dukungan untuk Yaman yang terluka, dan simpati bagi kaum Muslim yang terzalimi di penjuru mana pun adalah prioritas abadi kami,” tandasnya.

Di akhir pesannya, Ayatullah Khamenei menasihati pemimpin sejumlah negara Muslim yang justru lari ke pelukan musuh demi kepentingan sesaat, alih-alih mengandalkan sesama saudara Muslim mereka. Beliau menegaskan, konsekuensi pahit menanti orang-orang yang mengakui Rezim Zionis, serta bersahabat dengan mereka, baik secara diam-diam maupun terbuka.

Tags: