Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Puji Sekjen Hizbullah, Atwan: Lebih dari Sekadar Pemimpin, Dia Manusia Sejati

Puji Sekjen Hizbullah, Atwan: Lebih dari Sekadar Pemimpin, Dia Manusia Sejati

POROS PERLAWANAN – Redaktur Rai al-Youm, Abdel Bari Atwan dalam tulisannya menyatakan, tibanya tanker pertama pemuat BBM Iran di pelabuhan Baniyas Suriah adalah kemenangan tiga pihak Iran, Suriah, dan Lebanon atas hegemoni AS-Israel di Kawasan.

“Kredibilitas dan kekuatan AS di tanah Lebanon telah menukik jatuh ke batas terendah. Dubes congkaknya, Dorothy Shea terpaksa mengangkat bendera putih dan menghilang dari pandangan; (padahal sebelumnya, dialah) orang yang meyakini dirinya ‘penguasa Lebanon’ dan berhak memuliakan atau merendahkan siapa pun.”

“Pemimpin bijak, kuat, dan pemberani adalah yang bisa mengambil keputusan berdasarkan perhitungan matang dan melaksanakannya. Inilah yang dilakukan Sayyid Hasan Nasrallah. Untuk keseribu kalinya saya tegaskan, dia adalah orang yang menepati janjinya. Dia mengutamakan aspek kemanusiaan untuk bangsa Lebanon di atas aspek-aspek lainnya”, tulis Atwan.

Ia lalu menyinggung krisis pangan dan medis yang dihadapi rakyat Lebanon akibat ketiadaan BBM. Atwan melanjutkan, ”Rakyat ini tidak menemukan orang yang bergegas menyelamatkan mereka dan bertindak mengatasi kesengsaraan mereka, kecuali Sayyid Nasrallah dan Hizbullah. Lalu apa yang dilakukan orang-orang lain? Mereka memalingkan wajah ke arah lain, menikmati penderitaan rakyat, dan menantikan dimulainya perang saudara yang dirancang atas instruksi para majikan mereka.”

Menurut Atwan, Sayyid Nasrallah dan Hizbullah memang bukan spesialis BBM, juga tidak menguasai masalah ekonomi dan sumber-sumbernya. Sebab, spesialisasi mereka memang melawan penjajah dan mementahkan konspirasi AS.

“Yang terpenting dari segalanya, dia adalah seorang manusia, lebih daripada sekadar pemimpin. Ia mendampingi semua rakyat Lebanon saat mereka kesusahan, dan menolak semua aspek dan penyakit menjijikkan sektarian.”

“Ia menegaskan bahwa BBM ini adalah milik semua warga Lebanon, yang akan dibagikan secara gratis kepada orang-orang miskin dan lembaga-lembaga terkait. BBM ini juga akan dijual dengan harga lebih rendah daripada yang seharusnya kepada pihak-pihak lain,” lanjut Atwan.

Analis terkemuka Arab ini menyatakan, AS dan Israel hanya memahami bahasa kekuatan. Andai mereka menganggap janji Sayyid Nasrallah untuk melindungi tanker-tanker Iran hanya ancaman kosong, mereka pasti sudah memburu tanker-tanker itu dan mencegahnya tiba di Suriah.

Di akhir tulisannya, Atwan “mengharapkan kesembuhan” untuk Dubes AS dari syok yang menimpanya. Syok yang mungkin akan bertambah parah dengan kembalinya penerangan di jalanan Lebanon dan tibanya truk tangki pertama ke Lebanon.

Tags: