Loading

Ketik untuk mencari

Amerika Eropa Iran

Rusia Sebut Langkah AS Hasut Trio Eropa Setujui Perpanjangan Embargo atas Iran sebagai ‘Penghinaan terhadap Akal Sehat’

POROS PERLAWANAN – Perwakilan tetap Rusia untuk PBB di Wina, mengecam AS yang berusaha menghadirkan kembali Washington sebagai peserta perjanjian nuklir Iran, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), mengatakan bahwa upaya semacam itu adalah “penghinaan terhadap akal sehat” dan “tidak akan berhasil.”

“Upaya AS menampilkan dirinya sebagai ‘peserta JCPOA’ tidak akan berhasil. Itu seperti penghinaan terhadap akal sehat. Mereka yang menemukan ide ini memberikan nasihat buruk kepada otoritas AS. Pendekatan sinis harus memiliki batasan sendiri agar tidak mengompromikan kebijakan nasional ke tingkat terburuk,” kata Mikhail Ulyanov di Twitter pada hari Rabu.

Kesepakatan nuklir telah dicapai antara Iran dan lima negara lainnya: AS, Inggris, Prancis, Jerman, Rusia dan China pada tahun 2015. Namun, pada bulan Mei 2018, Presiden Amerika Donald Trump secara sepihak menarik negaranya keluar dari JCPOA dan kemudian kembali mengenakan sanksi yang telah dicabut terhadap Teheran dan mulai mengeluarkan sanksi baru.

Embargo senjata yang diberlakukan oleh Dewan Keamanan PBB terhadap Iran, yang diberlakukan sejak 2006/2007, akan dicabut pada Oktober 2020, sesuai dengan Resolusi nomor 2231 PBB yang bersumber pada JCPOA.

Namun, Seperti dilaporkan Press TV, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, yang negaranya tidak lagi menjadi peserta kesepakatan nuklir, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu bahwa Washington sedang mempertimbangkan “setiap kemungkinan” untuk memperbarui larangan penjualan senjata konvensional ke Iran.

Dia mengatakan Pemerintah AS mendesak trio Eropa (Jerman, Inggris, Prancis) “untuk mengambil tindakan yang sesuai dengan kapasitas mereka sekarang”.

“Kami akan bekerja dengan Dewan Keamanan PBB untuk memperpanjang larangan penjualan senjata (terhadap Iran),” lanjut Pompeo, bersikeras bahwa Washington secara teknis masih menjadi peserta JCPOA meskipun Trump secara resmi menarik diri dari kesepakatan itu.

Namun kemudian pada hari itu, para pejabat Eropa mengatakan kepada CNN bahwa trio Eropa tidak akan mendukung seruan AS untuk memperbarui embargo.

Sebuah sumber Eropa menekankan bahwa negara-negara yang masih dalam perjanjian tidak dapat mendukung proposal AS karena kedaluwarsa embargo senjata adalah bagian formal dan hukum dari perjanjian tersebut.

“Anda tidak akan melihat E3 (trio Eropa) menyetujui itu karena batas akhir embargo senjata adalah bagian yang sah dari JCPOA,” katanya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *