Sanaa Ingatkan Agresor: Jangan Berharap Aman dari Serangan Rudal dan Drone Selama Agresi ke Yaman Masih Berlanjut - POROS PERLAWANAN
Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Sanaa Ingatkan Agresor: Jangan Berharap Aman dari Serangan Rudal dan Drone Selama Agresi ke Yaman Masih Berlanjut

Sanaa Ingatkan Agresor: Jangan Berharap Aman dari Serangan Rudal dan Drone Selama Agresi ke Yaman Masih Berlanjut

POROS PERLAWANAN – Anggota Dewan Tinggi Politik Yaman, Muhammad Ali Houthi menegaskan, jika Koalisi Saudi serius berusaha menghentikan agresi ke Yaman, maka serangan Ansharullah terhadap mereka pun akan dihentikan.

“Jika bombardir atas Yaman dihentikan, sebagai balasannya kami pun siap berhenti melancarkan serangan kepada pihak lawan,” kata Houthi, sebagaimana dikutip Fars dari al-Mayadeen.

“Hingga kini Yaman masih terus digempur oleh pesawat-pesawat AS, Inggris, dan Eropa. Pertempuran juga masih berlanjut,” imbuhnya.

“Sekali lagi kami tegaskan, bila negara-negara agresor menghentikan serangan atas Yaman, maka serangan drone dan rudal terhadap mereka akan dihentikan. Jika tidak, maka para agresor tidak akan aman dari serangan Yaman selama agresi masih dilakukan,” tandas Houthi.

Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman, Mahdi al-Mashat pada Sabtu malam juga menyatakan, ”Keteguhan rakyat kami telah mendatangkan kemenangan. Dalam beberapa hari terakhir, kami melihat sikap positif dari Uni Eropa, bahkan Pemerintah AS pun mulai mengkaji ulang kebijakan-kebijakannya.”

Ia menambahkan, perilaku internasional telah memberikan sinyal positif dan ini harus berlanjut hingga berakhirnya agresi.

“Semua hukum dan agama langit membenarkan hak kami untuk membela diri. Tiap aksi pasti disusul oleh reaksi. Ini adalah hukum di dunia,” tegas al-Mashat.

Di lain pihak, Menteri Informasi Yaman Dhaifullah Shami masih menyangsikan niat AS untuk menghentikan perang di Yaman. Ia pun menegaskan bahwa rakyat Yaman akan terus melakukan perlawanan.

“AS dengan statemennya dari satu sisi berusaha mengurangi kebencian dunia terhadapnya dengan melakukan muslihat. Dari sisi lain, AS meningkatkan tekanan atas rakyat Yaman melalui blokade,” cuit Shami.

“Rakyat Yaman sudah kenal dengan permainan semacam ini. Mereka hanya percaya kepada Allah. Sebab itu, mereka (Koalisi Saudi-AS) yang tidak mampu mengalahkan rakyat Yaman dengan senjata, juga tak akan bisa menundukkan Yaman dengan blokade dan kelaparan,” tandasnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *