Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Sebelum Syahid, Jenderal Qassem Soleimani Surati Brigade Al-Qassam, Tegaskan Sumpah Iran Takkan Pernah Tinggalkan Palestina Sendirian

POROS PERLAWANAN – Harian Al-Mayadeen, ini merilis surat Syahid Jenderal Qassem Soleimani yang dikirimnya kepada pemimpin Brigade Izz ad-Din Al-Qassam, Mohammad Al-Dhaif beberapa saat sebelum kesyahidannya. Dalam surat itu, Soleimani menegaskan, bahwa “Iran tidak akan meninggalkan Palestina sendirian, tak peduli seberapa besar tekanan tumbuh dan blokade semakin menggila.”

Qassem Soleimani juga memberikan penghormatan kepada rakyat Palestina yang gagah berani, yang hidup di bawah blokade penindasan di hadapan jutaan mata kaum Muslimin.

Syahid Qassem Soleimani menyifati Komandan Brigade Izz ad-Din al-Qassam, Mohammad al-Dhaif sebagai syahid yang hidup dan simbol Poros Perlawanan yang gagah berani. Soleimani juga mengungkapkan kerinduannya kepada seluruh militan front paling suci itu.

“Yakinkan semua orang, bahwa Iran tidak akan pernah meninggalkan Palestina sendirian, tidak peduli bagaimana tekanan semakin tumbuh dan blokade semakin ketat,” tegas Soleimani dalam suratnya.

Dalam surat itu, Jenderal Qassem Soleimani juga menyampaikan salam kepada Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh dan para saudaranya, serta menyebutnya sebagai “Pejuang Perlawanan.”

Syahid Soleimani menekankan, “Membela Palestina adalah suatu kehormatan bagi kami. Kami tidak akan pernah menukarnya dengan imbalan apapun, apalagi materi duniawi.”

“Teman-teman Palestina adalah teman kami, dan musuhnya adalah musuh kami. Ini adalah sikap kami sejak dahulu, dan akan selamanya begitu”, tegas Soleimani.

Komandan Brigade Al-Quds itu juga menguraikan dalam suratnya, bahwa “Membela Palestina adalah sebuah afirmasi atas pembelaan Islam. Siapapun yang mendengar seruan kalian, namun tidak membantu kalian, maka dia bukanlah seorang Muslim.”

Sang Jenderal juga menyampaikan optimismenya. “Fajar kemenangan akan segera terbit, dengan pertolongan Allah Swt yang Mahakuasa. Sementara itu lonceng kematian para Zionis agresor akan segera berdentang.”

Sang Jenderal memungkasi suratnya dengan mengutarakan harapannya nan indah, “Saya berharap semoga Allah Swt memberi perkenan agar kami segera mendatangi kalian, serta menyampaikan kami ke puncak harapan, yaitu mati syahid di jalan Palestina.”

Seperti diketahui, Komandan Brigade Al-Quds Garda Revolusi Islam Iran, Syahid Jenderal Qassem Soleimani gugur sebagai syahid bersama rekan seperjuangannya, Abu Mahdi Al-Muhandis, pemimpin pasukan Al-Hashad as-Shaabi pada subuh 3 Januari, oleh serangan AS yang menargetkan mereka.

Tak diragukan, Syahid Soleimani adalah salah satu pendukung utama Perlawanan Palestina. Hal itu tergambar ketika Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh yang menghadiri pemakamannya menegaskan, “Syahid Soleimani telah mempersembahkan seluruh kekuatan dan kompetensinya kepada Palestina dan seluruh Front Perlawanan.”

Haniyeh juga menegaskan, “Semangat kriminalitas AS telah memberikan perlindungan kepada kejahatan rezim Israel baik di dalam maupun di luar Palestina.”

Tags: