Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Sesalkan Ancaman dan Sanksi Sepihak Atas Iran dan Venezuela, Pengamat Nilai Amerika ‘Musuh Bersama’ Perdagangan Bebas Dunia

POROS PERLAWANAN – Seorang pengamat politik Amerika mengatakan, “Amerika Serikat mengklaim sebagai pembela perdagangan bebas tetapi merupakan musuh utama perdagangan bebas di dunia saat ini.”

Bill Dores, seorang penulis untuk Struggle/La Lucha dan aktivis anti-perang senior, membuat pernyataan dalam sebuah wawancara dengan Press TV pada hari Selasa, ketika mengomentari ancaman AS ke Iran dan Venezuela atas perdagangan bersama mereka.

Presiden Venezuela telah membela hak negaranya untuk perdagangan bebas dengan Iran, meskipun ada upaya keras dari Amerika Serikat yang dengan sepihak dan tanpa dasar hukum memaksakan sanksi terhadap kedua negara tersebut, mengatakan baik Caracas maupun Teheran tidak akan pernah menyerah di bawah tekanan Washington.

“Venezuela dan Iran sama-sama menginginkan perdamaian, dan kami memiliki hak untuk berdagang secara bebas,” kata Nicolas Maduro dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah, Minggu.

Maduro menyebut kedua negara sebagai “Masyarakat revolusioner, yang tidak akan pernah berlutut di hadapan kekaisaran Amerika Utara.”

Menanggapi hal tersebut, Dores menyatakan kekagumannya pada kedua negara tersebut, menyebut keberanian Iran telah menyelamatkan rakyat Venezuela.

“Ini hal yang luar biasa yang telah dilakukan Iran yang juga dikenai sanksi, bagi rakyat Venezuela, dan dunia,” kata Dores.

“Sanksi AS yang kejam telah membunuh ribuan orang di Venezuela dan Iran. Betapa kriminalnya bahwa negara seperti Venezuela dengan cadangan minyak besar harus mengimpor bahan bakar, karena sanksi AS membuatnya tidak dapat mengoperasikan kilang sendiri?” tanya Dores.

“Amerika Serikat mengklaim sebagai pembela perdagangan bebas tetapi merupakan musuh utama perdagangan bebas di dunia saat ini,” tambahnya.

“Sangat penting untuk memahami bahwa perang dan sanksi Washington terhadap negara-negara penghasil minyak tidak untuk mendapatkan minyak. Itu semua adalah perang untuk monopoli, untuk keuntungan, untuk membatasi pasokan dan untuk menjaga keuntungan dari perdagangan energi global di tangan bank-bank dan perusahaan-perusahaan AS,” lanjutnya.

“Jutaan orang telah mati dalam 30 tahun terakhir karena AS berusaha keras mengembalikan monopoli globalnya. Hal itu juga telah melukai orang-orang di Amerika Serikat,” sesalnya.

“Maka kami menuntut diakhirinya sanksi terhadap Venezuela, diakhirinya sanksi terhadap Iran dan setiap negara lainnya, dan katakan: bawa semua kapal, pasukan, dan pesawat AS, pulang!” tutupnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *